24.9 C
Samarinda
Monday, October 18, 2021

Tiga Kru KM Borneo Disambut Isak Tangis Keluarga

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Debur ombak memecah di tepi pantai. Pecah pula isak tangis anggota keluarga saat tiga kru KM Borneo tiba di dermaga pelabuhan Chevron, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim pada Rabu, 8 Juli 2020, sore.

Para keluarga kru kapal ini sudah berjam-jam dirajam resah. Mereka menunggu kabar nasib kapal dan awaknya yang terombang-ambing di Selat Makassar.

Begitu tiba di dermaga, sanak kerabat langsung menghambur dan memeluk para kru KM Borneo. Sejumlah petugas juga tampak menunggu kedatangan kru kapal ini.

Dari penuturan nakhoda, Supiyan, mesin kapal mereka mengalami kerusakan saat perjalanan hanya tersisa 36 mil dari Dermaga Kampung Baru, Balikpapan.

Saat mesin rusak, kapal mereka terbawa angin yang cukup kencang hingga terseret arus ke perairan Mamuju, Sulawesi Barat.

Upaya memperbaiki mesin kapal pun tak membuahkan hasil. Mereka memutuskan untuk menunggu bantuan. “Mesin sempat beberapa kali nyala setelah kami perbaiki, tapi begitu jalan sekitar 5 meter kembali mati. As mesin patah,” ujarnya.

Selama terobang-ambing di lautan, mereka memakan bekal yang telah disiapkan sebelumnya. Ada beras, kopi dan lauk. “Kalau makanan ada ‘aja. Kami hanya berdoa agar kapal kami segera ditemukan dan kami bisa segera kembali pulang, ” timpalnya.

Dalam perjalanan pulang dari Pulau Pompongan menuju Balikpapan, KM Borneo memuat ikan seberat 1 ton.

Dengan ditemukannya kapal beserta krunya, maka upaya pencarian oleh tim penyelamat gabungan ditutup. “Kapal dan kru telah ditemukan dalam keadaan selamat, dan dibawa kembali ke keluarga mereka. Dengan demikian pencarian SAR laut dihentikan dan seluruh unsur kembali ke dermaga, ” ujar kasi ops Basarnas Kaltimtara, Octavianto.

Penulis: Iwan

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU