src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Tiga Kloter Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

Tiga Kloter Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

3 minutes reading
Thursday, 23 Apr 2026 10:21 2 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA – Jemaah haji Indonesia menjadi sorotan saat tiga kloter perdana tiba di Arab Saudi. Proses kedatangan berjalan lancar dengan dukungan layanan fast track yang mempercepat keimigrasian.

Dilansir dari CNN Indonesia, tiga kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia tiba di Madinah, Arab Saudi, pada Rabu (22/4/2026) dengan proses yang berlangsung tertib dan tanpa hambatan berarti.

Kloter pertama Embarkasi Yogyakarta (YIA) yang membawa 360 jemaah mendarat pada pukul 06.20 waktu Arab Saudi. Selanjutnya, kloter pertama Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) dengan 391 jemaah tiba pukul 06.50 WAS dengan skema Makkah Route atau fast track. Sementara itu, kloter pertama Embarkasi Kualanamu (KNO) tiba pada pukul 10.00 WAS.

Kedatangan para jemaah di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah disambut langsung oleh Duta Besar RI Abdul Aziz Ahmad, Konsul Jenderal RI Jeddah Yusron B. Ambary, Wakil Ketua II PPIH Arab Saudi Budi Agung Nugroho, serta Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman.

Duta Besar RI Abdul Aziz Ahmad menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Arab Saudi dalam penerapan layanan Makkah Route yang dinilai mampu mempercepat proses keimigrasian.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah memungkinkan proses keimigrasian berjalan cepat melalui fast track. Ke depan, kami berharap seluruh jemaah dapat merasakan layanan ini,” ujarnya.

Program Makkah Route merupakan kerja sama antara Imigrasi Indonesia dan Arab Saudi yang memungkinkan proses pemeriksaan paspor, visa, hingga bea cukai dilakukan sejak di bandara keberangkatan di Indonesia. Dengan sistem ini, jemaah tidak perlu lagi antre saat tiba di Arab Saudi dan dapat langsung menuju bus menuju hotel.

Selain itu, pembagian kartu Nusuk sejak di Tanah Air turut membantu mempermudah jemaah dalam menjalankan ibadah di Madinah.

“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh petugas sehingga proses kedatangan berjalan sangat lancar,” tambah Aziz.

Dari sisi akomodasi, jemaah ditempatkan dengan skema satu kloter satu hotel untuk meningkatkan kenyamanan. Pada kloter awal, jemaah menempati hotel di kawasan strategis sekitar Masjid Nabawi, seperti wilayah Taibah Front dan Makarem Suite.

Selama kurang lebih sembilan hari di Madinah, para jemaah akan mendapatkan layanan penuh sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, seluruh kloter awal tiba dengan lancar, tertib, dan tidak ada kendala berarti. Ini menjadi awal yang baik bagi penyelenggaraan haji tahun ini,” ujarnya.

Raut kebahagiaan terlihat dari para jemaah saat tiba di Madinah. Mereka tampak bersyukur dapat menginjakkan kaki di Kota Nabi dengan layanan yang dinilai semakin baik dari awal keberangkatan hingga kedatangan.

Secara keseluruhan, penyelenggaraan transportasi udara haji tahun 2026 melibatkan dua maskapai, yakni Garuda Indonesia yang melayani 277 kloter atau sekitar 102.502 jemaah dari 10 embarkasi, serta Saudia Airlines yang menangani 248 kloter.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan kelancaran mobilisasi jemaah haji Indonesia menuju Tanah Suci.

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x