src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Terganggu Tanaman Gulma, Camat Kota Bangun Usulkan Pulau Buatan

Terganggu Tanaman Gulma, Camat Kota Bangun Usulkan Pulau Buatan

waktu baca 2 menit
Kamis, 31 Mar 2022 09:44 341 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Tanaman gulma dalam jumlah yang banyak sangat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar perairan Sungai Mahakam, terutama di Kecamatan Kota Bangun.

Dengan kondisi rutin tersebut, Camat Kota Bangun Mawardi, langsung melakukan rapat koordinasi dengan Kepala Desa (Kades) Pela dan Kades Liang Ulu, Senin 28 Maret 2022 di Kantor Desa Liang Ulu.

“Kita ingin memastikan, masyarakat aman dari dampak kerugian dan langkah langkah penanggulangan kedepan seperti apa,” kata Mawardi.

Mawardi menyebut, telah mengkaji bersama para Kades dan warga, guna membuat proposal yang diajukan ke Pemkab Kukar. Ini untuk membangun pulau buatan tersebut, sebagai penghalang ketika ada tanaman gulma yang nantinya akan masuk melewati sungai Pela.

“Permohonan juga akan kita ajukan ke Pemprov Kaltim,” paparnya.

Mawardi memperkirakan, untuk membangun pulau buatan tersebut, tidak berbahan kayu ulin, pasti patah karena kekuatannya tidak mampu. Jadi menurut Analisa kami harus dikeruk membuat pulau tersendiri.

“Modelnya nanti seperti pulau Kumala. Nanti tanahnya di ambil dari Danau Semayang,” ucapnya.

Untuk kerugian yang dialami masyarakat, Pemcam Kota Bangun telah berkomunikasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan(DKP) terkait kerusakan keramba warga yang terjadi imbas gulma.

Sejak satu pekan ini, sungai Pela dikepung tanaman gulma dengan luas mencapai 10 hektare. Warga setempat harus berusah-payah gotong royong untuk membersihkan tanaman gulma, dengan peralatan seadanya.

Akibat dari kejadian tersebut, akses transportasi sungai pun menjadi terhambat, dan ada 20 keramba ikan di Desa Sangkuliman serta lima keramba ikan di Desa Liang Ulu yang mengalami rusak berat, dan beberapa keramba lagi di Desa Pela. Bahkan tiang listrik di desa tersebut alami roboh, namun sudah diperbaiki dengan bergotong royong. (Adv/Andri)

LAINNYA
x