src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik (ist)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik bersama pimpinan perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan di Provinsi Kaltim telah berdiskusi di Kutai Kartanegara. Dalam diskusi tersebut, Pj Gubernur Akmal sempat menanyakan terkait asal Sumber Daya Manusia (SDM) yang diterima perusahaan.
Hasil diskusi itu disampaikan Akmal Malik di hadapan 244 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Kaltim dalam Sosialisasi Penyelarasan Program Pembinaan Ketenagaan di Hotel Royal Suite Balikpapan, Rabu 24 Januari 2024. Pasalnya, sejumlah tenaga kerja (SDM) yang diterima lebih banyak dari luar Kaltim, terutama lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK).
“Karena kualifikasi lulusan SMK kita yang dibutuhkan tidak memenuhi standar perusahaan,” ungkap Akmal.
Hal itu mengakibatkan dampak berkurangnya ruang masyarakat Kaltim dalam menduduki pekerjaan di perusahaan. Tidak banyak lulusan SMK yang bisa terserap dan diterima perusahaan sebagai karyawannya. “Karena itu, kualifikasi dan kualitas SDM Kaltim harus terus ditingkatkan, terutama untuk lulusan SMK maupun SMA dan SLB,” harapnya.
Akmal menegaskan, betapa pentingnya untuk menanamkan pola pikir pentingnya SDM untuk masa depan melalui pendidikan sekolah tingkat atas. Maka dari itu, Akmal mendorong seluruh SMA, SMK dan SLB agar berusaha keras mengasah dan mendidik generasi muda ini agar menguasai teknologi dan terampil di bidang kerja sesuai pangsa kerja.
Selain itu, sekolah-sekolah tingkat atas bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. “Dengan begitu, kita akan mampu menciptakan angkatan kerja yang memiliki kualifikasi berstandar sesuai kebutuhan perusahaan,” pungkasnya. (Puput)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim