src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Tegas! Wali Kota Samarinda Tidak Kompromi dengan Pengusaha "Bandel"

Tegas! Wali Kota Samarinda Tidak Kompromi dengan Pengusaha “Bandel”

2 minutes reading
Tuesday, 31 Jan 2023 19:28 1657 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersikap tegas kepada pengusaha yang tidak mengikuti regulasi yang telah ditetapkan. Seluruh pengusaha yang diharuskan mengurus perizinan atas usahanya dapat patuh atas aturan yang telah ditetapkan.

Tidak sedikit headlinekaltim.co mencatat pembongkaran serta penyegelan kegiatan yang dimiliki perorangan ataupun perusahaan di Kota Samarinda. Mulai dari pembongkaran Bando Baliho secara rutin setiap Jumat, penyegelan mini soccer di Lapangan Vorvo ataupun penyegelan bangunan tidak berizin PBG.

Tidak tanggung-tanggung, Pemkot Samarinda melalui Dinas PUPR Kota Samarinda dalam bulan Januari 2023 ini menyegel proyek pematangan lahan untuk perumahan elite di Jalan M.T Haryono Kelurahan Lok Bahu Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan bahwa pihaknya tidak gentar jika para pengusaha akan hengkang dari Kota Tepian ini.

“Itu jadi standar kita,” ujarnya dengan tegas kepada headlinekaltim.co, pada Selasa 31 Januari 2023.

Andi Harun menegaskan bahwa para pengusaha harus memberikan dampak positif dan teladan yang baik. “Kota kita ini mulai berbenah, pengusaha harus mematuhi peraturan agar jadi contoh untuk masyarakat juga,” bebernya.

Andi Harun kembali melanjutkan bahwa persoalan ini sederhana. “Semua standar penataan ruang bisa dipenuhi misalnya RTH-nya. RTH publik kan minimal 30 persen. Kemudian tata ruang, fasilitas umum. Itu semua kita harapkan dapat dipenuhi dahulu,” ujarnya.

Kemudian, dia melanjutkan, kawasan yang telah disegel merupakan kawasan-kawasan yang tidak memenuhi perizinan.

Dia menegaskan telah memberikan mandat pada Dinas PUPR Kota Samarinda untuk melakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku.

“Tapi kalau pengusaha sengaja mengabaikan, itu yang tidak boleh. Kalau besok atau lusa bisa dipenuhi, kita buka lagi segelnya,” tandasnya.

Penulis: Erick

LAINNYA
x