27.6 C
Samarinda
Thursday, June 20, 2024

Sudah Dua Pekan Tabung Melon Langka di Tenggarong, Pelaku UMKM Sebut Aneh

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Tabung elpiji 3 Kg di Kota Tenggarong sulit didapatkan. Kelangkaan gas subsidi ini sudah berlangsung hampir 2 pekan terakhir. Jika pun ada, warga harus menebus dengan harga selangit.

Seorang pelaku UMKM di Kota Raja, Siti W menyebut kelangkaan ini cukup aneh. “Kan, aneh dan lucu, kita penghasil gas ada di Kaltim, tapi cari gas 3 Kg susah dicari di Tenggarong,” sebut Siti, Senin 10 Juni 2024.

Dia juga merasa heran mendengar kabar dari keluarganya yang ada di Pulau Jawa yang mendapatkan gas melon dengan mudah dan harga normal. “Di Jawa, harganya normal aja kok, Rp 19.000 sampai Rp 23.000.Tidak seperti di Tenggarong bisa tembus Rp 45.000 sampai Rp 50.000,- per tabungnya,” keluh Siti dengan nada kesal.

Siti menduga, ada permainan yang dilakukan pengecer kecil dengan menyimpan tabung. Setelah banyak yang mencari, baru dijual dengan harga yang lebih tinggi. “Praktek tersebut harus ditindak tegas pemerintah daerah,” harapnya.

Kabid Pembinaan UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Fathul Alamin juga mengakui, sudah banyak keluhan dari pelaku usaha ke dirinya terkait kelangkaan gas 3 Kg.

“Keluhan banyak. Terganggu usaha sampai stop usaha sementara, imbas susah dapatkan gas,” sebutnya.

Dirinya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Industri dan Perdagangan (Disperindag) Kukar terkait solusi kelangkaan elpiji 3 Kg.

Kelangkaan tabung elpiji 3 Kg ini sudah disikapi Pertamina, dengan mengintruksikan dua distributor, PT Bahtera Perdana Sejahtera dan PT Putera Tenggarong Persada dengan menggelar operasi pasar (OP) di dua lokasi.

Lokasi pertama di halaman kantor Loa Ipuh dengan menyediakan 500 tabung. Lokasi kedua di halaman stadion Rondong Demang dengan 560 tabung. Konsumen diharuskan membawa fotokopiKTP agar bisa membeli dengan harga Rp 19.000,- per tabung.

Setiap pembeli diharuskan mencelup jari ke tinta, mirip saat hari pencoblosan seperti pemilu. Sebab, satu orang mendapatkan jatah satu tabung. “Kami dapat perintah dari Pertamina untuk menggelar OP,” kata salah satu petugas Distributor.(Andri)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER