src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Petugas Damkar mengevakuasi piton dari rumah warga. (istimewa/damkar)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Matahari pagi belum juga sepenggalah saat seorang ibu bernama Santi, warga Jalan Bung Tomo Perumahan Keledang Mas Blok BB RT 22 No 31, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang dikagetkan dengan kehadiran tamu tak diundang.
Tamu itu merupakan seekor ular piton berukuran jumbo melingkar tepat di tiang penyangga atap rumah miliknya, sekira pukul 07.04 WITA pada Minggu 15 Mei 2021.
Kaget bercampur takut, Santi meminta tolong kepada penghuni rumah lainnya. Kehadiran ular berukuran lebih dari 3 meter tersebut dilaporkan ke Posko 5 Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) kota Samarinda.
“Untuk evakuasi dan penanganan ular di rumah ibu Santi ini berdurasi kurang dari 1 jam. Anggota kami dibantu oleh RPL Posko 5. Setelah berhasil dievakuasi, ular tersebut kami bawa ke posko yang nantinya akan dikembalikan ke habitatnya” ucap Wakil Komandan Disdamkar Samarinda Sunardi Siman pada media ini.
Dikatakan Didi, sapaan akrabnya, di musim penghujan biasanya ular sering masuk ke pemukiman warga untuk mencari lokasi yang hangat.
Didi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal dan segera meminta bantuan jika menemukan kasus serupa.
KEBAKARAN LAHAN
Tak hanya menangani dan mengevakuasi ular piton saja. Hari ini, petugas Damkar Samarinda juga menangani kebakaran lahan akibat sisa pembakaran sampah ban bekas di kawasan bekas tambang batu bara, Jalan Nusyirwan Ismail (Ring Road 2), Kelurahan Loa Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang sekitar pukul 11.15 WITA.
Diduga ada orang yang membakar sampah ban bekas di lokasi tersebut lalu ditinggal begitu saja.
Petugas Damkar Samarinda yang menerima informasi kejadian dari warga, langsung menuju ke lokasi kejadian dan dibantu oleh satuan PMK Swasta, Balakarcana Samarinda, relawan gabungan Samarinda.
“Baru saja kami juga menangani kebakaran yang diduga disebabkan pembakaran sampah ban bekas di Ring Road 2. Kendala di lapangan, akses jalan menuju TKP rusak dan tidak ada sumber air. Api berhasil padam kurang dari 1 jam,” tutup Didi.
Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal