src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Sebagian Wilayahnya Diambil IKN Nusantara, Pemkab Kukar Berharap Timbal Balik Sepadan

Sebagian Wilayahnya Diambil IKN Nusantara, Pemkab Kukar Berharap Timbal Balik Sepadan

waktu baca 2 menit
Kamis, 7 Des 2023 21:27 431 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Beberapa kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini masuk bagian wilayah Otorita IKN. Pemkab Kukar berharap ada timbal balik sepadan yang akan diterima Kukar karena dari cakupan seluruh wilayah IKN, sebagian besar ada di wilayah Kukar.

“Dari total luas wilayah IKN seluas 256.142 KM per segi, seluas 199 Ribu KM perseginya berada di Kukar,” ucap Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar Sunggono, Kamis 7 Desember 2023 di ruang kerjanya.

Sunggono menyebut, dukungan terhadap IKN sangat besar diberikan Pemkab Kukar. Tak tanggung-tanggung, empat kecamatan kini masuk ke IKN, meliputi Samboja, Muara Jawa, Samboja Barat dan Loa Janan. Dari wilayah itu, semuanya dilakukan inventarisasi aset dan nilainya, serta disampaikan ke Pemerintah Pusat dan Otorita IKN.

“Aset yang besar meliputi pelabuhan besar Samboja dan RSUD Abadi Raja Samboja. Untuk sekolah dan Puskesmas juga sudah dilakukan inventarisasi asetnya dan sudah dilaporkan,” ucapnya.

Sekarang ini, Pemkab Kukar masih wait and see. Apakah yang sudah diberikan kepada OIKN akan berdampak besar dan memberi timbal balik sepadan untuk Kukar.

“Ya, harus ada yang bisa dikonversi, untuk Kukar apa yang bisa didapat? Karena secara hitungan juga, beralih sebagian wilayah Kukar tersebut mengurangi pendapatan yang diterima Kukar,” tegasnya.

Tim Pemkab Kukar sudah menghitung-hitung, pengurangan pendapatan yang diterima Kukar sangat drastis jika OIKN sudah berjalan efektif. “Pendapatan Kukar bakal berkurang Rp 3,6 triliun,” sebutnya.

Setelah masuknya empat kecamatan ke OIKN, dirinya sudah mewanti-wanti untuk dilakukan pemetaan porsi anggaran  dan dialihkan ke kecamatan yang masih membutuhkan biaya pembangunan lebih besar. “Dukungan besar Kukar demi mensukseskan program strategis nasional,” pungkasnya.(Andri)

LAINNYA
x