src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Plt Bupati Berau Agus Tantomo (Foto: Sofi/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNGREDEB – Kasus COVID-19 di Kabupaten Berau terus melonjak. Hal ini membuat ruangan perawatan RSUD Abdul Rivai, Rumah Sakit Darurat COVID-19 dan tempat isolasi lainnya penuh. Akibatnya, pemkab terpaksa melakukan sistem antrean bagi pasien yang terpapar COVID-19 guna dilakukan perawatan.
Plt Bupati Berau Agus Tantomo mengatakan, lonjakan kasus COVID-19 setiap harinya harus disikapi. Melihat ruangan isolasi pasien COVID-19 penuh, Pemkab membuka opsi berupa menyewa hotel di Kabupaten Berau.
“Ini salah satu opsi kita. Kita akan bernegosiasi dengan beberapa hotel. Kalau memang memungkinkan menambah hotel, mungkin lebih utama opsi itu,” ujar Agus, Selasa 5 Januari 2021.
Ia menyebutkan, hotel lebih disukai karena memiliki ruangan yang banyak. Selain itu, fasilitas hotel juga terbilang cukup untuk pasien yang sedang menjalani isolasi. Hanya saja, kata dia, manajemen hotel belum tentu setuju.
Sebab, sekalipun pemilik dan manajemennya mau menyewakan hotel untuk isolasi bagi penderita COVID-19 denga gejala ringan, bisa saja ada penolakan dari pegawai karena takut tertular. Belum lagi, manajemen dan pegawai yang bersedia menyewakan hotelnya bakal menghadapi khawatiran tamu hotel yang akan menginap karena kehadiran pasien COVID-19. Hotel terancam sepi. “Nah, ini kendala kita ketika ingin menyewa hotel untuk isolasi pasien COVID-19,” jelasnya.
Jalan satu-satunya, kata dia, jika Pemkab ingin menggunakan hotel untuk isolasi, maka harus menyewa seluruh kamar hotel. Bukan menyewa per kamar. Terlebih lagi, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, per Senin 4 Januari 2021, pasien yang dirawat karena terkonfirmasi COVID-19 berjumlah 602 orang. “Jadi manajemen dan pegawainya yang siap, maka kita kontrak satu hotelnya. Mereka tidak perlu lagi membuka kamar untuk tamu lainnya,” pungkasnya.
Penulis: Sofi
Editor: MH Amal
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim