src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Realisasi Investasi Kaltim Selama 2023 Mencapai Rp64,5 Triliun

Realisasi Investasi Kaltim Selama 2023 Mencapai Rp64,5 Triliun

waktu baca 2 menit
Jumat, 16 Feb 2024 22:21 206 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura menggelar jumpa pers terkait capaian realisasi investasi tahun 2023 Provinsi Kalimantan Timur di ruangan WIEK Diskominfo Kaltim Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Samarinda Kota pada Jum’at, 16 Februari 2024.

Kepala DPMPTSP Puguh Harjanto memaparkan hasil realisasi investasi tahun 2023 berhasil mencapai angka yang memuaskan. Bahkan, melampaui target hingga 111,47 persen dengan pencapaian Rp 64,5 triliun.

“Kita cukup positif melihat 2023 mencapai Rp 64,5 triliun dan melebihi target sekitar 111,47 %. Tentu ini menjadi pencapaian rekor tertinggi di Kalimantan Timur dari tahun lalu,” jelasnya.

Sejauh ini, sebut dia, realisasi investasi PMDN tahun 2023 didominasi oleh 22 subsektor dari industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi, subsektor pertambangan, serta subsektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan.

Sedangkan berdasarkan realisasi investasi PMA tahun 2023, terdapat 21 subsektor usaha yang berkontribusi terhadap nilai realisasi investasi, yakni subsektor pertambangan, tanaman pangan perkebunan dan peternakan, serta subsektor industri logam dasar dan barang logam. “Pencapaian kita pada 2023  peringkat ke-4 nasional untuk PMDN. Naik, dari awal di tingkat 8. Dan PMA sendiri kita masih di peringkat ke-10,” ungkap Puguh.

Pihaknya berkomitmen terus meningkatkan capaian investasi di Kalimantan Timur pada tahun 2024 dengan memaksimalkan serangkaian pengembangan kemitraan usaha besar dan kecil bersama wilayah prioritas yakni Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Panajam Paser Utara.

Sementara untuk kerja sama pada tingkat internasional di antaranya ialah Mahakam Investment Forum, ALKI II Zone Investment Forum, dan forum kerja sama regional Brunei Darussalam Indonesia Malaysia Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA). (Zayn)

 

LAINNYA
x