src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas
HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Desa Wisata Pulau Derawan berhasil masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memberikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Ia pun meminta semua pihak agar turut menjaga dan melestarikan keindahan Pulau Derawan.
“Untuk itu saya minta agar Pulau Derawan yang ada di Kabupaten Berau terus berbenah serta menjaga kualitas pariwisatanya sehingga dimintai pengunjung wisatawan,” jelasnya.
Sri berharap adanya dampak yang positif untuk UMKM agar perekonomian di Kabupaten Berau juga terus meningkat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pariwisata Berau juga akan mendukung penuh hal ini agar destinasi wisata yang ada di Bumi Batiwakkal khususnya Pulau Derawan semakin lebih baik ke depan.
“Saya juga minta untuk kampung lain yang memiliki destinasi wisata untuk dapat terus ditingkatkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika menyampaikan, begitu panjang proses Kampung Pulau Derawan untuk mampu lolos pada 50 besar ADWI tersebut.
“Mulai sejak tahun 2020 kami merintis untuk mempersiapkan itu semua, Alhamdulillah tahun 2024 ini Pulau Derawan masuk 50 besar,” tuturnya.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dukungan Pemkab Berau serta masyarakat, pihaknya berupaya mempertahankan data-data terkait penunjang pendukung pariwisata dan ekowisata yang selama ini dibangun di Pulau Derawan.
“Tentunya dalam waktu dekat kami banyak mempersiapkan banyak hal salah satunya penyambutan Kemenparekraf, kampung yang masuk nominasi 50 besar itu juga akan mendapat bantuan dana stimulus dari Kementerian. Dana tersebut akan kita bangun beberapa spot-spot destinasi wisata juga,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga berkolaborasi dengan berbagai Non Govermental Organization (NGO) seperti WWF dan global konservasi. Selama ini juga pemerintah kampung berupaya menjaga ekowisata terumbu karang serta kebersihan tempat wisata.
“Kami berharap bahwa program-program ini menyentuh kepada wisata berkelanjutan yang mana kami menjaga ekowisata, ekosistem terumbu karang, maupun biota laut serta mempertahankan 50 bersar ADWI ini,” pungkasnya. (Adv/Riska)