Beranda BUMI ETAM Pertama di Kaltim, KPU Samarinda Lombakan Kreativitas Media Pengumuman Daftar Pemilih

Pertama di Kaltim, KPU Samarinda Lombakan Kreativitas Media Pengumuman Daftar Pemilih

Pertama di Kaltim, KPU Samarinda Lombakan Kreativitas Media Pengumuman Daftar Pemilih - headlinekaltim.co
Komisioner KPU Samarinda Dwi Haryono. (Foto: Ningsih/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda menjadwalkan bimbingan teknis (Bimtek) terkait Daftar Pemilih Sementara hasil perbaikan pada Selasa 22 September 2020.

Bimtek akan dihadiri perwakilan masing-masing bakal pasangan calon (Bapaslon), pihak kelurahan, RT dan eks PPDP.

Komisioner KPU Samarinda Dwi Haryono menyebutkan tujuan dilaksanakannya Bimtek untuk memberikan arahan tentang uji publik terhadap daftar pemilih sementara (DPS).

Advertisement

“Besok itu kita buat Bimtek penyusunan daftar pemilih hasil perbaikan DPS. Data itu akan diperbaiki berdasarkan tanggapan masyarakat atau tanggapan Bawaslu atau adanya tambahan analisa dari KPU sendiri terkait kelengkapan tambahan data di DPS,” ucapnya, Senin 21 September 2020 sore.

“DPS yang dicetak oleh KPU dan ditempel di masing-masing Kelurahan akan dilakukan uji publik. Jika nanti dalam uji publik ada masukan, maka akan ditindaklanjuti,” kata dia lagi.

Pelibatan eks PPDP yang notabene sudah selesai bertugas guna mengidentifikasi hasil kerja sebelumnya berdasarkan aturan PKPU Nomor 10 tahun 2020.

“Kita kan ingin menyusun DPS menuju DPT. Besok baru proses menuju DPT lebih maksimal. Kita juga kumpulkan PPK dan PPS. Tahapan awal yang dilakukan adalah menerima pengaduan masyarakat karena beberapa kali pemilu, masyarakat tidak fokus pada DPS yang ditempel, makanya kita coba gelar uji publik,” ujarnya.

Tujuan dibuatnya uji publik untuk merangsang masyarakat lebih peduli dan aktif dalan menyikapi DPS yang telah ditetapkan. Untuk itu, KPU Samarinda juga akan menggelar lomba kreativitas penempelan DPS.

Baca Juga  Dispora Kaltim Ajak Milenial Jadi Wirausahawan Hidroponik

“Biasanya kalau tidak ada momen, tidak ada laporan. Dengan adanya uji publik bisa lebih fokus. Harapannya data pemilih yang belum terakomodir bisa ditambahkan di DPS. Teknisnya, DPS yang ditempel bisa dilihat langsung masyarakat, untuk pengecekan,” tukasnya.

Agar menarik minat masyarakat, PPS harus lebih kreatif dalam hal media pengumuman DPS. “Nah kami akan membuat nominasi soal kreativitas penempelan DPS. Khusus di Kaltim, baru kami yang membuat lomba ini, maksudnya untuk lebih menarik perhatian masyarakat,” papar Dwi.

Penulis : Ningsih

Komentar
Advertisement