24.9 C
Samarinda
Monday, October 18, 2021

Perda RZWP Lindungi Jantung Pesisir Kaltim

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Luas wilayah pesisir Kaltim dominan berada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara(Kukar). Kukar dianggap sebagai jantung kawasan pesisir provinsi ini yang pemanfaatan wilayahnya harus dilakukan secara hati-hati. Jangan sampai salah kelola dan merusak kelestarian wilayah perikanan.

“Kukar itu jantung wilayah pesisir Kaltim, dan banyak sekali aktifitasnya yang harus diawasi, ” beber dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unmul Samarinda, Bambang Gunawan saat menjadi pemateri sosialisasi Perda Nomor 02 Tahun 2021 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir (RZWP) Kaltim, Selasa 12 Oktober 2021, di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong.

Bambang menyebut, demi penyelamatan kawasan pesisir di Kaltim untuk 20 tahun ke depan, makanya dibuatkan Perda tersebut. “Perda tersebut harus memberikan dampak ekonomi, sosial dan kelembagaan untuk masyarakat, ” jelasnya.

Diakui Bambang, pemanfaatan ruang laut saat ini di Kaltim seperti tidak beraturan. Dia melihat misi dibuatnya Perda ini adalah upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, memberikan jaminan hukum perusahaan, potensi pengembangan industri kelautan sesuai kebutuhan, serta pengembangan pariwisata laut.

“Sayangnya, perekonomian Kaltim untuk 20 tahun ke depan masih mengandalkan sektor Migas, bisa dilihat dari peta eksisting potensi Migas masih besar, ” ungkapnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar Wiyono menjelaskan, wilayah Kukar yang luas memiliki 5.907,40 Km per segi atau 590.740 hektare. Pemanfaatan yang sudah dilakukan mencakup beberapa bidang sepreti pelabuhan, pertambangan, bandar udara, perdagangan, pertanahan dan industri.

Wilayah pesisir Kukar tersebar  di Kecamatan Anggana, Sangasanga, Samboja, Muara Badak, Marang Kayu dan Muara Jawa. “Kita berharap Perda Kaltim tentang RZWP mampu menata pesisir untuk 20 tahun kedepan, tanpa merugikan generasi yang akan datang, ” harapnya.

Penulis: Andri

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU