src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Penyebab Laka Laut Speedboat Membawa 20 WNA Ukraina Belum Diketahui

Penyebab Laka Laut Speedboat Membawa 20 WNA Ukraina Belum Diketahui

waktu baca 3 menit
Rabu, 3 Mar 2021 12:51 335 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN –  Penyebab kecelakaan tenggelamnya speedboat di perairan Teluk Balikpapan membawa 20 WNA asal Ukraina, belum diketahui secara pasti, Rabu (3/3) pagi.

“Hingga saat ini untuk kronologi pastinya kami masih menunggu seorang warga Indonesia yang mendamping WNA saat kejadian,” ujar Kasi Ops Basarnas Kalimantan Timur, Octavianto di dermaga Semayang.

Pada pukul 08.29 wita Patkamla Lamaru beserta personil rescue berlayar telah menuju kapal MV Manalagiasa untuk mengevakuasi para korban.

Sebagaimana diketahui pada Selasa (2/3) malam pukul 22.24 wita Basarnas Kaltim menerima laporan dari warga terjadi laka laut di buih nol perairan teluk Balikpapan.

Dari keterangan pelapor, korban sempat terombang ambing di atas laut dan berteriak meminta pertolongan. Saat kejadian ada 2 kapal yang langsung melakukan pertolongan terhadap korban, yakni MV Manalagiasa dan kapal TB Mulia 7.

Informasi dihimpun di lapangan, speedboat tenggelam akibat mesin mati dan masuknya air ke dalam speedboat. Para puluhan WNA Ukraina ini bertolak dari kapal MV Eurydiki ke Balikpapan untuk uji swab PCR kebutuhan keterangan bebas COVID-19.

9 WNA Ukraina Dievakuasi Kapal TB Mulia 7

Tim SAR gabungan pada Rabu (3/3) dinihari telah mengevakuasi 9 korban laka laut kapal speed boat Eurydiki di perairan Teluk Balikpapan, yang dievakuasi kru kapal TB Mulia 7, yang ada tak jauh dari lokasi kejadian.

Evakuasi menggunakan Patkamla Lamaru dari Pangkalan TNI Angkatan Laut Balikpapan, beserta Basarnas Kalimantan Timur,dan sandar di dermaga Semayang pada pukul 04.00 wita. Selanjutnya korban yang diketahui warga negara Ukraina ini dilakukan pemeriksaan medis dan dibawa ke hotel Zurich.

Sementara diperkirakan masih ada 12 korban lain yang dievakuasi ke atas kapal MV Manalagiasa.

Octavianto menyatakan proses evakuasi dilakukan bertahap, dan para korban dibawa ke daratan untuk mendapatkan penanganan medis. “Tim SAR gabungan melakukan evakuasi berhati – hati, mengingat kondisi cuaca hujan dan ketinggian gelombang laut antara 2 hingga 2,5 meter, ” ujarnya.

“Informasi sementara korban laka laut ada 23 orang, dan 20 WNA, dan 3 warga negara Indonesia,” timpalnya.

Sementara pada Rabu pagi pukul 07.49 wita, tim gabungan kembali bertolak dari dermag pelabuhan Semayang untuk melakukan evakuasi tahap kedua terhadap korban yang ada di atas kapal MV Manalagiasa.

11 WNA kembali Dievakuasi SAR Gabungan

Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi 11 Warga Negara Asing korban laka laut di perairan Teluk Balikpapan, menggunakan Patkamla Lamaru, pada Rabu (3/3) siang.

Mereka sebelumnya diselamatkan kru kapal MV Manalagi Yasa, pada Selasa (2/3) malam.

Dari 11 orang ini, 9 merupakan warga negara Ukraina dan 2 warga negara Rusia. “Mereka dalam keadaan sehat dan selamat. Namun mereka selanjutnya akan dibawa ke Polairud Balikpapan untuk menjalani pemeriksaan medis, dan akan dimintai keterangan, ” ujar Kasi Ops Basarnas Balikpapan, Octavianto.

Saat ini sudah ada 20 warga negara asing korban laka laut yang dievakuasi petugas SAR, dan 3 motoris speedboat. Warga negara asing ini diketahui bekerja di kapal kargo MV Evrydiki.

Pasca proses evakuasi, proses evakuasi oleh tim gabungan dibubarkan. Sementara para pekerja asing ini selanjutnya akan ditangani oleh kantor Imigrasi Balikpapan.

Penulis: Iwan
Editor: Amin

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

LAINNYA
x