src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kepala Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar melaksanakan program pendidikan politik khusus perempuan di 7 Kecamatan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan minat kaum perempuan mengambil peran di dunia politik.
“Program pendidikan politik bagi perempuan sudah berjalan di tujuh kecamatan se Kukar,” ungkap Kaban Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, Jumat 18 Maret 2022.
Rinda menyebut, saat ini program pendidikan politik khusus perempuan ini ditunda sementara, karena mau masuk bulan suci Ramadhan 1443 H. Nantinya, setelah lebaran Idul Fitri akan dilanjutkan.
“Bentuk pendidikan politiknya, sosialisasi tatap muka. Dengan materi demokrasi dan peran perempuan dalam berpolitik, ” sebutnya.
Program pendidikan politik sebut Rinda bekerja sama dengan pengurus PKK Kukar. Pendidikan politik bukan hanya bertujuan menaikan partisipasi politik perempuan di pemilu, akan tetapi mendorong perempuan maju di jabatan politik bisa capai 30 persen kuota.
“Seperti di Kukar, partispasi politik perempuan sudah tinggi di pemilu, akan tetapi yang mau maju menjadi legeslatif dan pejabat masih rendah. Bagaimana mau memperjuangkan dan mensuarakan kelompok perempuan,” sebutnya.
Mantan Ketua KPU Kukar ini mengakhiri, kedepannya juga akan dilakukan pendidikan politik bagi masyarakat dan anak muda, sehingga semua elemen masyarakat bisa berparsipasi pada moment pemilu.
“Anak muda saat ini adalah calon pemimpin di masa yang akan datang, kita harus siapkan dan kaderisasi sejak sekarang,” pungkasnya.(Adv/Andri)