src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Diusir OIKN, Pedagang Warung Kuliner di Jalur Bukit Soeharto Mengadu ke DPRD Kukar

Diusir OIKN, Pedagang Warung Kuliner di Jalur Bukit Soeharto Mengadu ke DPRD Kukar

2 minutes reading
Monday, 27 Apr 2026 19:32 0 huldi amal

‎HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Para pedagang kuliner yang bertahun-tahun berjualan di sisi jalan poros Bukit Soeharto, Samboja Barat, mendatangi DPRD Kutai Kartanegara. Mereka protes ke Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) karena diminta angkat kaki dari lokasi usaha. Rapat Dengar Pendapat antara DPRD Kukar dan para pedagang digelar Senin 27 April 2026.

‎”Kami tidak terima. Berdasarkan surat dari OIKN, kami sudah tidak boleh berjualan lagi per akhir April 2026 nanti. Lokasi harus sudah bersih tidak aktivitas berjualan lagi di Bukit Soeharto,” ucap perwakilan pedagang, Kasmani.

Para pedagang protes dengan alasan mereka tidak hanya sudah bertahun-tahun menggantungkan hidup di lokasi ini. Selain berjualan, warung sekaligus menjadi tempat tinggal keluarga. Warga berharap ada solusi terkait persoalan tersebut. Diketahui, warung di deretan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto didiami oleh 28 pedagang.

‎Ketua DPRD Ahmad Yani yang memimpin RDP menyarankan agar OIKN untuk menunda pembersihan warung pada akhir bulan ini. Opsi penataan, kata dia, lebih bagus. Jika pun para pedagang harus pindah, maka OIKN harus memberikan kompensasi yang layak.

‎”Mereka punya warung, rumah, serta lahan berkebun. Silahkan diganti ke warga. Jadi warga senang, pindah usaha sudah ada dana penggantinya,” jelasnya.

‎Anggota DPRD Kukar Johansyah menegaskan agar OIKN tidak memaksa warga untuk pindah begitu saja. Par pedagang merupakan warga lokal. ‎”Masa’ warga asli mau kita usir, kan kasihan,” ucap Johannyah yang pernah menjabat Kades Batuah Loa Janan.

‎Staf Khusus OIKN, Edgar Diponegoro menjelaskan, hasil RDP akan disampaikan ke pimpinan OIKN. ‎”Nanti, pada 30 April, kami mau kunjungan ke lapangan, lakukan pendataan. Silakan tunjukkan jika ada bangunan baru yang baru berdiri di lokasi itu,” tegasnya. (Andri)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x