src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Pasar Sanggam Aji Dilayas (PSAD), Kabupaten Berau. (Foto: Riska/headlinekaltim.co)
HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pasar Sanggam Aji Dilayas (PSAD) bakal menerapkan sistem parkir elektronik. Hal ini berfungsi sebagai sarana parkir yang lebih modern serta meningkatkan pendapatan pasar tradisional terbesar di Kabupaten Berau.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah menyampaikan, pengelola pasar didorong untuk terus menciptakan inovasi agar kualitas pelayanan di PSAD meningkat. Sistem parkir berbasis elektronik memang langkah positif untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi retribusi daerah. “Komisi II mendukung sistem digitalisasi, termasuk parkir elektronik,” jelasnya.
Namun, Arman juga mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak membebani masyarakat, terutama para pedagang dan pengunjung PSAD. Ia menekankan pentingnya kesiapan teknis dan sosialisasi agar penerapan di lapangan tidak menimbulkan keluhan baru. “Dalam penerapannya, harus ada sosialisasi dan uji coba terlebih dahulu,” tegasnya.
Diketahui, sistem parkir elektronik di PSAD rencananya akan menggunakan kartu langganan bagi pengguna tetap, seperti pedagang dan karyawan toko di area pasar. Sementara, pengunjung umum dapat menggunakan sistem tiket elektronik harian.
Menurutnya, kartu langganan ini dapat efektif jika diatur dengan jelas dan biayanya terjangkau. Jangan sampai tarifnya memberatkan masyarakat.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) dan Diskoperindag Berau sebagai pelaksana program menyiapkan sarana pendukung yang memadai. Contohnya seperti alat pembaca kartu (scanner), sistem cadangan jika terjadi gangguan jaringan, serta petugas yang siap membantu masyarakat dengan sistem baru ini.
“Jika pengelolaan sistem parkir elektronik baik, maka masyarakat juga akan mendukung. Hal yang penting adalah masyarakat merasa dilayani dan tidak dipersulit,” tuturnya.
Kata dia, DPRD Berau juga akan melakukan pengawasan mengenai proses implementasi parkir elektronik di PSAD, evaluasi teknis dan dampaknya. “Saya harap program ini dapat berjalan dengan baik, lancar, serta transparan,” pungkasnya. (Adv/Riska)