src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Pelaku penikaman ditangkap polisi. (ist) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Seorang petugas penagihan di perusahaan penjualan pembiayaan alat rumah tangga berinisial SS (40) kehilangan nyawanya setelah ditusuk oleh konsumen berinisial RL.
Kejadian pada Rabu 14 Juni 2023 malam, di jalan poros Afdeling Blok F37 perusahaan sawit PT Sawit Kaltim Lestari, Desa Sabintulung Kecamatan Muara Kaman, Kukar.
Kasubag Humas Polres Kukar, AKP Darnuji menceritakan kronologi kejadian tersebut. Awalnya, korban mendatangi pelaku untuk menagih cicilan yang sudah menunggak selama dua bulan. Ini angsuran pelaku untuk bulan ke-8 dan 9.
“Barang yang dikredit RL berupa sound system merek King Max,” sebut Darnuji, Kamis 15 Juni 2023.
Saat ditagih SS pukul 22.30 WITA, RL beralasan tidak membayar kredit karena dananya terpakai untuk proses persalinan istrinya. Dia minta kompensasi agar pembayaran dilakukan bulan berikutnya. Alasan itu tidak diterima korban.
“Enak saja nggak mau bayar, memangnya barang ini milik ‘nenek moyang lo’,” sebut Darnuji, menirukan ucapan SS.
Setelah mengucapkan kata-kata tersebut ke RL, SS langsung meninggalkan lokasi. Namun, baru berjarak 300 meter, RL mengejar dan memberhentikan sepeda motor korban.
“Kenapa bawa-bawa nenek moyangku? Begitu kata pelaku dan langsung menusuk korban di bagian lengan dan rusuk dengan pisau dapur yang dibawanya,” ucapnya.
Korban SS masih sempat mendatangi pos keamanan perusahaan dengan berlumur darah. Petugas pos yang melihat bergegas membawa korban ke Puskesmas Muara Kaman. Dalam perjalanan ke puskesmas, diduga korban sudah menghebuskan nafas terakhir.
“Berdasarkan pemeriksaan, penyebab meninggalnya SS karena terjadi pembekuan darah imbas penusukan bagian rusuk,” jelasnya.
Pelaku akan dikenakan pasal 351 KUHP ayat 3 tentang penganiaan berat. Pelaku sudah diamankan di Mapolsek Muara Kaman,” tegasnya.(Andri/#)