HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mengalokasikan belanja modal pada APBD 2024 sebesar Rp478,9 miliar, didominasi pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi.
“Pembangunan infrastruktur jalan beserta jaringannya, serta irigasi kami alokasikan Rp313,5 miliar berdasarkan skala prioritas,” kata Bupati Bulungan Syarwani di Tanjung Selor, Senin 22 Januari 2024.
Bupati menjelaskan, prioritaskan belanja modal untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan dan irigasi merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Selain itu, juga memperhatikan pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial, yang merupakan penunjang kesejahteraan masyarakat.
Dalam komponen belanja modal, Pemkab Bulungan mengalokasikan belanja peralatan mesin Rp43,3 miliar; belanja pembangunan gedung dan bangunan Rp115,6 miliar, dan serta belanja aset senilai Rp6,4 miliar.
Bupati menjelaskan, APBD Kabupaten Bulungan 2024 sebesar Rp1,9 triliun, naik 13,7 persen dari APBD 2023 Rp1,6 triliun. Kenaikan APBD disebabkan peningkatan proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan dan perkebunan, serta dana transfer dari Pusat.
Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, PAD Bulungan 2024 diproyeksikan sebesar Rp169 miliar, meningkat 8,3 persen dari PAD 2023 yang sebesar Rp156 miliar.
PAD Bulungan terdiri dari pajak daerah Rp56 miliar, retribusi daerah Rp12,3 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp12,5 miliar, dan lain-lain PAD yang sah Rp88 miliar.
“Kami optimistis PAD Bulungan dapat terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang didorong oleh sektor pertambangan dan perkebunan,” ujarnya.
Ia mengatakan Pemkab Bulungan juga melakukan upaya peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan perizinan, serta pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran peraturan daerah.
Selain PAD, Bulungan juga mendapatkan dana transfer dari pusat dan antar daerah sebesar Rp1,46 triliun, naik 14,8 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,27 triliun. Dana transfer terdiri dari dana alokasi umum (DAU) Rp1,02 triliun, dana alokasi khusus (DAK) Rp360 miliar, dana bagi hasil (DBH) Rp83,7 miliar, dan dana transfer antar daerah Rp83,7 miliar.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat dan provinsi yang telah memberikan dana transfer yang cukup besar kepada Bulungan,” ujarnya. “Kami juga tentu mengutamakan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah,” demikian Bupati Bulungan. (ant)
Ikuti Saluran whatsapp Headline Kaltim dan Google News Headline Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya