24.4 C
Samarinda
Saturday, June 25, 2022

Menindak Pelaku Narkoba Jangan Sendirian, Rinda Sarankan Buatkan RTL

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Peredaran barang haram jenis Narkoba yang masih tinggi di Kukar, menjadi perhatian serius dokter RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, dr Edison Harianja.

Edison yang juga tercatat sebagai dokter BNK Kukar ini meminta kepada relawan anti narkoba Desa Sumber Sari Kecamatan Sebulu, untuk menindak jangan sendirian.

“Kalau menindak peredaran narkoba sendirian, tanpa melibatkan pihak lain, anda akan menjadi pahlawan kesiangan dan kemalaman,” kata Edison, beberapa hari yang lalu, di aula kantor desa Sumber Sari.

Edison yang sudah 10 tahun lebih menangani pasien ketergantungan narkoba meminta relawan untuk lakukan koordinasi dengan instansi lainnya dalam memberantas narkoba, bisa dengan Pemcam dan Pemdes, BNK dan Kepolisian ditiap daerah.

“Pengedar narkoba pasti orang pintar, karena sudah terstruktur dan terorganisir, ” pesannya.

Edison menyebut, jika sesorang sudah ketergantungan dengan narkoba, bisa hampir mati. Jika tidak menggunakan sehari saja, seolah-olah tidak semangat, dan bawaannya lemas terus, karena sudah kecanduan.

“Kalau sudah rehabilitasi selama 6 bulan saja sudah kuat, karena yang sudah ketergantungan susah sekali melepaskan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti yang harus diperhatikan dalam pemberantasan peredaran narkoba, harus dibuatkan rencana aksi lanjutan (RTL). Dipetakan terlebih dahulu, situasi penyalahgunaan, dukungan RT dan Kades, SDM yang mendukung, hingga anggaran yang tersedia.

Penyusunan RTL tahapannya, harus jelas ringkas dan dimengerti, ada indikator keberhasilan, pelaksanaan yang ingin dicapai, hingga intervensi masyarakat dalam pemberantasan.

“RTL harus juga tepat waktu, kapan mulai kapan selesai, ” ucap Rinda.

Rinda menambahkan, penyusunan RTL dalam prakteknya, petugas BNN/BNP/BNK dengan agen pemulihan harus lakukan pemetaan sekaligus sosialisasi ke masyarakat.

“Agen pemulihan atau relawan anti narkoba membuat daftar aksi, hingga membaca kendala-kendala yang dapat ditemui dalam program RTL pemberantasan narkoba, ” pungkasnya. (Adv/Andri)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU