Beranda BERITA Mengidap Penyakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Kamar Kontrakan

Mengidap Penyakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Kamar Kontrakan

petugas mengevakuasi jenazah korban. (foto: istimewa)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Warga Jalan Damanhuri, Gang 01, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda dibuat geger oleh penemuan jasad seorang pria paruh baya bernama Yudi Zailani Junaidi (51).

Dia ditemukan meninggal di kamar kosnya dengan posisi telentang dan hanya menggunakan popok orang dewasa pada hari Sabtu 21 November 2020, sekitar pukul 13.00 WITA.

Bermula ketika salah satu saksi bernama Erwin (41) warga Jalan Damanhuri, gang 01, yang sempat membesuk korban pada pukul 09.00 WITA. Kemudian dia kembali lagi untuk membesuk korban pukul 13.00 WITA.

Advertisement

Namun, pada saat Erwin masuk ke kamar kos tersebut, Yudi sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Saya ini sudah seperti anak angkatnya sendiri karena korban tidak punya keluarga di sini,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Sabtu 21 November 2020.

Almarhum diketahui memang tinggal hanya sendiri didalam kamar kosnya tersebut. Sang istri sudah terlebih dahulu meninggal dan almarhum juga tidak mempunyai anak dari hasil pernikahannya.

Diketahui, korban baru pindah ke kos tersebut sekitar 4 hari yang lalu. Itu dilakukan agar bisa dekat dengan tempatnya bekerja sebagai penjaga gudang sembako di Jalan DI Panjaitan, Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang.

Erwin juga menuturkan, almarhum sudah 5 tahun terakhir mengeluh dengan penyakit asam lambung yang dideritanya. Beberapa hari terakhir tidak bekerja karena penyakitnya tersebut.

“Dia memang sudah dua hari lalu pesan kepada saya kalau terjadi apa-apa, dia titip seluruh barang miliknya karena sudah tidak memiliki keluarga,” ucapnya.

Ketua RT setempat, Helmi, mengaku terakhir melihat almarhum saat kebetulan melintas di depan kontrakannya.

“Kemarin sore saya masih melihat almarhum duduk di ruang tengah, karena saya waktu itu kebetulan lewat,”ujar Helmi.

Dirinya baru mengetahui almarhum meninggal dunia setelah dilaporkan oleh warga lainnya.

Jenazah Yudi dievakuasi dengan menggunakan mobil Ambulan RSUD Abdul Wahab Syahranie untuk dilakukan proses visum.

Penulis: Riski
Editor: MH Amal

Komentar
Advertisement