src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Masuk Kemarau Panjang, Ini Saran Guru Besar Ilmu Pertanian Unikarta Buat Petani

Masuk Kemarau Panjang, Ini Saran Guru Besar Ilmu Pertanian Unikarta Buat Petani

2 minutes reading
Saturday, 4 Apr 2026 21:00 50 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Sudah mulai masuk kemarau panjang, Guru Besar Ilmu Pertanian Faperta Unikarta Prof Ince Raden menyarankan petani di Kaltim untuk memaksimalkan sistem irigasi pertanian dengan memanfaatkan sungai Mahakam.

‎”Kalau kurang air memang akan mengganggu produktivitas tanaman. Jika masuk kemarau panjang, maka harus bisa memaksimalkan perairan yang bersumber dari sungai Mahakam,” sebut Ince Raden, Sabtu 4 April 2026.

Selain itu, pemanfaatan air rawa juga bisa dimaksimalkan untuk perkebunan. ‎”Ini jarang dipakai untuk pertanian,” jelas Rektor Unikarta ini.

Untuk varitas padi, selama ini petani lebih banyak menanam padi yang banyak membutuhkan air. Jarang menanam padi yang tahan di tanah aga kering seperti padi gogoh dan padi gunung. Secara teori, sebut Ince, jika pencahayaan optimal, maka harus diimbangi juga dengan air.

Pemberian pupuk juga sangat memengaruhi kesuburan dan produktivitas tanaman. ‎”Yang menjadi masalah jika pencahayaan maksimal, tetapi tidak didukung pengairan. Akibatnya. tanaman menjadi stres dan pertumbuhannya tidak baik,” ungkapnya.

‎Memang jenis padi yang banyak di Kukar, sebut dia, adalah jenis tadah hujan yang membutuhkan banyak air. Persoalan kekurangan air bisa ditanggulangi dengan pompa air oleh pemerintah dan petani dengan memanfaatkan air sungai Mahakam yang jarang surut. ‎”Cuaca panas di Kalimantan, juga terkadang diselingi dengan curah hujan sedang,” jelasnya.

‎Kukar punya kawasan pengembangan pertanian di enam kecamatan yang unggul tanaman padi dan holtikultura. Kecamatan tersebut diantaranya, Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu dan Marang Kayu. ‎”Enam kawasan pertanian tersebut menjadi penyumbang pertanian terbesar di Kukar sehingga menjadi lumbung pertanian di Kaltim,” jelasnya.(Andri)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x