src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Mahakam Ulu Matangkan Kerja Sama Pembangunan Bandara Ujoh Bilang

Mahakam Ulu Matangkan Kerja Sama Pembangunan Bandara Ujoh Bilang

2 minutes reading
Wednesday, 26 Mar 2025 13:40 357 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus mematangkan draf kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) guna mempercepat tahap lanjutan pembangunan Bandara Ujoh Bilang.

Sekretaris Kabupaten Mahulu, Stephanus Madang, mengungkapkan bahwa Kemenhub membuka ruang untuk mempertajam substansi rencana kerja sama yang akan dibahas lebih lanjut.

“Dari Kemenhub RI membuka ruang untuk mempertajam substansi rencana kerja sama yang akan dibahas nanti, tentu ada beberapa hal yang menjadi rekomendasi menyangkut tugas pokok, fungsi, dan kewenangan masing-masing,” ujar Madang di Ujoh Bilang, Selasa (25/3/2025).

Pemkab Mahulu telah menggelar rapat guna membahas draf nota kesepakatan bersama (MoU) antara Pemprov Kaltim dengan Kemenhub. Fokus utama pertemuan ini adalah mempertajam sejumlah pasal dalam MoU agar pembangunan Bandara Ujoh Bilang dapat segera dituntaskan.

Saat ini, progres pembangunan bandara sudah berjalan, dengan landasan pacu sepanjang 750 meter dan lebar 23 meter yang sedang dalam tahap pengerjaan. Pemkab Mahulu berkomitmen memastikan kesiapan sisi udara, fasilitas listrik, serta pembangunan terminal agar bisa segera digunakan.

“Jika semua persyaratan dapat dipenuhi, bandara ini dapat mulai beroperasi pada 2026 atau setelahnya. Kami juga berharap agar dapat segera mempersiapkan kerangka regulasi dan anggaran, serta tidak ragu untuk melanjutkan implementasi pembangunan bandara,” tambah Madang.

Pembangunan Bandara Ujoh Bilang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, sehingga menjadi salah satu prioritas nasional. Keputusan ini diambil setelah tim survei dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub melakukan kunjungan ke Ujoh Bilang pada November 2024 untuk melakukan kajian lapangan.

“Bandara Ujoh Bilang masuk dalam dokumen RPJMN, merupakan hal yang sangat penting karena menjadi acuan alokasi anggaran tahunan dari Kemenhub. Hal ini akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Mahulu ke depan,” jelas Madang.

Dalam tahap pematangan draf MoU, diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan strategis yang mengikat seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan bandara.

“Adanya percepatan melalui MoU yang diharapkan segera disepakati tentu akan menjadikan semua pihak berkomitmen mendukung kelancaran pembangunan agar operasional bandara dapat segera dilakukan,” tegas Madang.

Artikel Asli baca di antaranews.com

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

LAINNYA
x