src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Asisten I Pemkot Samarinda Tejo Sutanoto (foto: Ningsih/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemerintah kota Samarinda mengingatkan masyarakat untuk waspada dan berhati-hati jelang perayaan natal dan tahun baru dari aksi terorisme. Bahkan satu wilayah yakni Kecamatan Loa Janan Ilir berstatus waspada ancaman teror.
Hal tersebut disampaikan oleh Asisten I Pemkot Samarinda Tejo Sutanoto pada headlinekaltim.co.
“Dari 10 Kecamatan di Samarinda, 1 Kecamatan yang perlu diwaspadai munculnya aksi terorisme, yaitu Loa Janan Ilir,” ucapnya.
Dia mengingatkan, berkaca dari peristiwa teror bom yang terjadi di salah satu gereja saat perayaan natal beberapa tahun lalu di Loa Janan Ilir, menyebabkan jatuh korban dan mencederai nilai-nilai kebangsaan.
Saat ini, beberapa pelaku teror sudah ada yang bebas dan kembali ke wilayah tersebut, untuk itu Tejo Sutanoto meminta kepada seluruh masyarakat untuk waspada.
“Loa Janan Ilir itu daerahnya, karena yang sudah ditangkap, ada yang sudah bebas tapi tetap tinggal di sekitar situ. Yang lain ditahan di Tenggarong, tapi kalau sudah bebas, mereka kembali ke Loa Janan. Sehingga tetap menjadi kewaspadaan, saat ini mereka masih terus mengikuti pembinaan,”ujar Tejo Sutanoto.
Kepada pihak TNI-POLRI, ia meminta untuk menguatkan koordinasi, bersinergi bersama pemerintah kota untuk terus melakukan pengawasan kepada orang-orang atau wilayah-wilayah yang rentan aksi terorisme.
Tejo Sutanoto pun memberikan saran kepada TNI-POLRI dan stakeholder terkait untuk melakukan upaya preventif dalam penanganan kasus terorisme yang terjadi di Samarinda.
“Memang dalam pengawasan terus, sekarang diupayakan tidak seperti dulu. Kalau dulu, upayanya setelah ada kejadian batu dilakukan penindakan. Kalau sekarang ini, sebelum terjadi dilakukan pengawasan gejala radikalisme yang membahayakan NKRI, harus ditindak,” tegasnya.
“Upaya preventif ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman, kesadaran untuk warga negara, maupun kaitannya dengan aliran yang tidak sesuai dengan pemerintah untuk kembali ke NKRI,” pungkasnya.
Penulis : Ningsih
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim