29.2 C
Samarinda
Wednesday, December 8, 2021

Layanan Adminduk Pakai Kertas HVS, Warga Bisa Cetak Sendiri

HEADLINEKALTIM.CO, SANGATA- Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutim Heldy Frianda, mengungkapkan, layanan administrasi kependudukan dan catatan sipil serta penggunaan formulir dokumen kependudukan semakin memudahkan warga.

Sejak 1 Juli 2020 lalu, kata dia, data dokumen kependudukan yang semula menggunakan kertas kuarto sekarang berubah menjadi kertas HVS.

“Dengan spesifikasi HVS 80 gram, ukuran A4, jumlah 1 lembar (1 rangkap) dan warna putih,” ungkapnya, Rabu (27/8/2020).

Perubahan itu didasari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 109 Tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang Digunakan Dalam Administrasi Kependudukan serta Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 470/327/SJ perihal perubahan kebijakan dalam penyelengaraan administrasi kependudukan.

Menurutnya, penggunaan kertas HVS tersebut pada beberapa item. Yaitu, kartu keluarga (KK) dan akte, seperti akte kelahiran, akte kematian, akte perkawinan, akte perceraian, pengangkatan anak, pengakuan anak dan pengesahan anak.

Sedangkan untuk Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA) tetap menggunakan blanko yang disediakan oleh Pemerintah Pusat.

Heldy menambahkan, penggunaan kertas HVS tersebut, selain menghemat juga mempermudah masyarakat. Sebab, masyarakat bisa mencetak sendiri tanpa harus jauh-jauh datang ke Disdukcapil lagi.

“Masyarakat bisa urus melalui online saja, nanti setelah berkasnya lengkap akan dikirim lewat format pdf oleh Disdukcapil, kemudian masyarkat bisa mencetak sendiri,” ujar Heldy.

Namun, Disdukcapil masih tetap melayani warga yang datang langsung ke kantor. Dengan syarat, masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Seperti memakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak. (*)

Komentar

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU