23.7 C
Samarinda
Wednesday, February 28, 2024

KPPN Tanjung Redeb Memproses Pembayaran THR

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – KPPN Tanjung Redeb telah memulai proses pelaksanaan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) sejak tanggal 3 April 2023. Untuk tahapan awal yaitu seluruh satker Kementerian Lembaga yang ada di Kabupaten Berau diwajibkan melakukan rekonsiliasi data gaji dan tunjangan yang melekat dengan data yang ada di KPPN.

Kepala KPPN Tanjung Redeb, Gusti Hasbullah menjelaskan, Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri merupakan salah satu momentum untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Momen ini dimanfaatkan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat termasuk melalui pemberian THR bagi karyawan, aparatur negara, dan pensiunan.

“Pemerintah telah melakukan kebijakan fiskal yang bersifat ekspansif, terarah dan terukur untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi, serta mengendalikan inflasi dengan tetap menjaga daya beli masyarkat melalui berbagi program perlindungan sosial,” jelasnya pada Selasa, 4 April 2023.

Menurutnya, strategi stimulasi ekonomi nasional tersebut dilengkapi dengan kebijakan Pemberian THR bagi aparatur negara dan pensiunan dengan tetap memperhatikan keseimbangan dengan pelaksanaan program yang lain dan dalam batas kemampuan keuangan negara.

Tahun 2023 ini, melalui PP Nomor 15/2023, Aparatur Sipil Negara diberikan Tunjangan Hari Raya sebagaimana pada tahun tahun sebelumnya sebagai wujud penghargaan atas kontribusi dan pengabdian aparatur negara.

“Ini juga sebagai upaya untuk mendorong konsumsi kelas menengah sebagai bagian dari strategi utuh dalam percepatan pemulihan ekonomi untuk kelompok masyarakat yang lain,” tuturnya.

Dia mengatakan besaran THR yang akan diterima adalah sebesar gaji/pensiun pokok dan tunjangan yang melekat pada gaji/pensiun pokok (tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan struktural/fungsional/umum), dan ditambah 50 persen tunjangan kinerja bagi yang mendapatkan tunjangan kinerja.

“Pengajuan SPM (Surat Perintah Membayar) THR dan SPM THR Keagamaan tahun 2023 dapat diajukan ke KPPN mulai tanggal 4 April 2023 dan SP2D diterbitkan dengan tanggal aktual sesuai ketentuan yang berlaku dalam rangka percepatan penyelesaian pembayaran SPM THR dan THR Keagamaan tahun 2023, pengajuan SPM THR dapat diterima sampai dengan pukul 17.00 WITA,” jelasnya.

Secara umum, kebijakan pemberian THR telah teralokasi dalam APBN TA 2023 melalui, 1) K/L dengan total sekitar Rp11,7 triliun untuk ASN Pusat, pejabat negara, prajurit TNI, dan anggota Polri. 2) DAU sekitar Rp17,4 triliun untuk ASN Daerah (PNSD dan PPPK) dan dapat ditambahkan dari APBD TA 2023 sesuai kemampuan fiskal masing-masing Pemerintah Daerah dan sesuai ketentuan yang berlaku. 3) Bendahara Umum Negara sekitar Rp9,8 triliun untuk pensiunan dan penerima pensiun.

“Jumlah THR 2022 yang dicairkan melalui KPPN Tanjung Redeb sebesar Rp4,7 miliar dengan 1.422 penerima, sedangkan estimasi THR tahun 2023 kemungkinan akan naik baik dari nilai total keseluruhan dan jumlah penerima,” bebernya.

Sementara, untuk kepastian total seluruh pembayaran dan jumlah pegawai penerima pembayaran THR akan didapatkan setelah semua Satker Kementerian/Lembaga mengajukan SPM dan telah ditebitkan SP2D.

“untuk itu, KPPN Tajung Redeb menghimbau kepada para Kuasa Pengguna Anggaran agar memprioritaskan percepatan penyelesaian pembayaran SPM THR dan THR Keagamaan tahun 2023, dan segara mengajukan SPM THR pada kesempatan pertama,” pungkasnya. (#)

Penulis: Riska

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -