src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Anggota Komisi 4 DPRD Samarinda Denni Hakim Anwar (foto: Riski/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kota Samarinda menggelar rapat dengan mendengarkan aspiarasi Ikatan Guru Taman Kanak – Kanak Indonesia (IGTKI) Loa Janan Ilir dan Samarinda Seberang, Selasa 20 April 2021.
Anggota Komisi 4 DPRD Samarinda Denni Hakim Anwar mengatakan bahwa ada beberapa hal yang disampaikan oleh IGTKI diantaranya adanya prioritas vaksinasi kepada para guru TK.
Banyak orang atau wali murid itu khawatir kepada anaknya ketika pembelajaran tatap muka dilakukan, menjadi alasan prioritas vaksin kepada para guru TK.
“Banyak sekali wali siswa yang takut ketika dilaksanakan tatap muka, tapi gurunya belum vaksin. Karena guru TK memang belum prioritas untuk divaksin,” ungkpanya saat ditemui di ruangan kerjanya. Rabu 21 April 2021.
Lanjutnya, aspirasi yang disampaikan kedua adalah, mereka mengusulkan dalam satu tahun sebelum anak – anak masuk Sekolah Dasar (SD) harus dimasukin ke TK terlebih dahulu.
“Itu mereka menyarankan kalaunya bisa menyampaikan kepada Walikota Samarinda Andi Harun,” ujarnya.
Deni pun sudah menyampaikan kepada para IGTKI bahwa kedua kebijakan tersebut berada di ranah Pemerintah Pusat.
Namun, untuk anak – anak yang masuk sekolah TK terlebih dahulu, sebelum masuk SD itu tidak menutup kemungkinan, di daerah bisa menghidupkan peraturan tersebut.
Kendati demikian pihaknya akan melakukan hearing dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, vaksinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan masuk TK dahulu dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda.
Terkhusus untuk, masuk TK dengan adanya hearing dari sana nantinya bisa mempelajari sesuai dengan aturan yang ada.
“Dan akan dilaporkan ke Walikota Samarinda, dan mudah – mudahan bisa menyetui guru IGTKI itu,” pungkasnya. (ADV)
Penulis: Riski
Editor: Amin