src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Komisi I DPRD Kaltim Bantah Tahapan Seleksi KPID Tak Netral

Komisi I DPRD Kaltim Bantah Tahapan Seleksi KPID Tak Netral

2 minutes reading
Monday, 15 Nov 2021 19:55 343 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Sejak beberapa hari ini berhembus kencang mengenai kabar yang menyebut bahwa tim seleksi tak netral dalam proses seleksi calon komisioner KPID Kaltim tahun 2021 ini.

Namun, hal itu dibantah oleh anggota Komisi I DPRD Kaltim Agil Suwarno. Ditemui usai rapat yang dilaksanakan di Gedung E lantai 1 Kantor DPRD Kaltim, Senin 15 November 2021, politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, setiap peserta seleksi komisioner KPID Kaltim yang merasa dirugikan oleh tim Panitia Seleksi (Pansel) dapat melaporkan langsung kepada Komisi I DPRD Kaltim.

Dikatakannya, pihaknya baru menerima nama-nama peserta seleksi yang telah dinyatakan lolos dalam tahapan seleksi. “Kalau ada mungkin salah satu peserta yang ingin mendaftar, kemudian merasa dirugikan. Silakan saja, kan Komisi I membuka kesempatan. Yang dituduhkan itu apa?” ujarnya pada awak media.

“Sampai saat ini, baru tadi diserahkan dari beberapa puluh nama. Kemudian dilakukan seleksi oleh Timsel. Kemudian tadi 21 nama diserahkan ke Komisi I. 21 nama inilah yang nantinya akan dilakukan fit and proper test oleh Komisi I,” sambungnya.

Agil melanjutkan, tahapan seleksi peserta sudah mendekati akhir. Nantinya, jika ada pihak-pihak yang keberatan akan putusan hasil seleksi, maka dapat disampaikan kepada DPRD Kaltim.

“Mungkin waktunya nanti akan kita sampaikan. Tapi ini surat sudah kita terima dari Timsel. Kalaupun dalam seleksi Timsel beberapa waktu lalu ternyata tidak netral, silakan sampaikan keberatan itu pada kita,” ujarnya.

Dikatakannya, selama proses pembentukan tim Pansel, Komisi I DPRD Kaltim tidak terlibat. “Kalau nanti fit and proper test ada di dewan (Komisi I, red),” sebutnya.

Dia memastikan, pihaknya akan mengingatkan Timsel jika menemukan pelanggaran. “Kalau sampai itu terjadi, saya pikir kita akan Ingatkan Timsel, kenapa bisa terjadi? Tapi kita belum sampai ke sana. Saat ini belum ada apa-apa,” pungkasnya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

LAINNYA
x