src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ketua DPRD Kukar Tinjau Longsor di Taman Musik Tenggarong

Ketua DPRD Kukar Tinjau Longsor di Taman Musik Tenggarong

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Nov 2026 21:53 24 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani meninjau langsung kawasan Taman Musik Tenggarong yang mengalami longsor parah pada Selasa (3/11/2026). Dalam peninjauan itu, Yani didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar Wiyono.

Yani prihatin atas kondisi tersebut karena Taman Musik selama ini menjadi andalan warga Tenggarong dan sekitarnya untuk bersantai bersama keluarga.

“Kami meninjau titik longsor ini sebagai bentuk perhatian DPRD terhadap kenyamanan ruang publik yang harus dibenahi,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya penanganan segera oleh pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait guna mengantisipasi risiko yang lebih besar.

Yani juga mendorong Dinas PU Kukar melakukan kajian teknis menyeluruh, baik terhadap kondisi tanah maupun struktur kawasan, sehingga perbaikan dapat dilakukan secara tepat, aman, dan berkelanjutan.

Menurutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, terlebih Taman Musik merupakan fasilitas umum yang kerap dimanfaatkan warga untuk beraktivitas.

“Kami berkomitmen mengawal tindak lanjut penanganan longsor tersebut agar dinas teknis segera mengambil langkah konkret,” tambahnya.

Peninjauan ini, menurutnya, menjadi wujud sinergi DPRD Kukar dan Dinas PU dalam memastikan pemeliharaan fasilitas publik berjalan optimal serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

DPRD Kukar berharap penanganan kawasan Taman Musik segera ditindaklanjuti agar fasilitas publik tersebut tetap aman dan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik. Perbaikan yang dilakukan Dinas PU melalui pihak ketiga diharapkan berdampak pada kekuatan infrastruktur dalam jangka panjang.

“Kami akan melihat lebih teliti, apakah penyebab longsor ini kesalahan teknis pekerjaan atau faktor lain, seperti cuaca dan pergeseran tanah. Hal ini perlu dikaji lebih mendalam,” pungkasnya. (Andri/Advertorial)

LAINNYA
x