23.2 C
Samarinda
Thursday, July 18, 2024

Kerap Bertengkar dengan Pacar via Telepon, Perempuan Muda Ini Ditemukan Gantung Diri

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – GDT (22) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan menggunakan simpul kain pada Kamis 19 November 2020, pukul 21.00 WITA.

Perempuan yang berasal dari Kabupaten Toraja Selatan, Provinsi Sulawesi Selatan ini, diduga depresi karena masalah pribadi dengan kekasihnya bernama Musakkir.

Musakkir dan GDT menjalin LDR alias hubungan jarak jauh. Grista tinggal di rumah bangsal di Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sei Kunjang, Kota Samarinda.  Sedangkan Musakkir berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dari informasi yang dihimpun, dua sejoli ini kerap bertengkar ketika berkomunikasi melalui telepon seluler. Suara korban sering didengar oleh tetangga GDT bernama Kristina (23).

Malam kejadian, sekitar pukul 21.00 WITA, Kristina mendapat telpon dari Musakkir. Musakkir meminta Kristina untuk menengok pacarnya tersebut karena mengaku sedang sakit.

Namun, sebelum nekat mengakhiri hidupnya, korban sempat membuat siaran langsung di akun Facebooknya. “Pas saya cek, dia (korban) enggak membuka pintu,” ujar Kristina.

Karena tak kunjung mendapatkan respon, Kristina lantas mendatangi kediaman Abdullah yang merupakan pemilik rumah bangsal. Abdullah terus memanggil, tetapi korban tak menyahut.

Curiga ada yang tidak beres, Abdullah berinisiatif mendobrak pintu rumah bangsal. Keduanya terkejut melihat tubuh perempuan tergantung di kusen pintu dengan kain yang menjerat lehernya.

Keduanya langsung meminta pertolongan warga. Tubuh korban yang mulai terbujur kaku segera dievakuasi menuju RSUD IA Moeis guna mendapatkan pertolongan.

Namun, setelah 15 menit mendapatkan perawatan, nyawa korban tetap tidak tertolong. Dia dinyatakan meninggal pukul 22.50 WITA. Dari kejadian tersebut petugas kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Hasil dari penyelidikan tersebut, korban diketahui sedang ada masalah dengan sang pacarnya. Korban mencurigai bahwa kekasihnya mempunyai selingkuhan. Diduga itulah penyebab yang membuat korban nekat bunuh diri,” ucap Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Bambang Budianto.

Bambang mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. “Keterangan dokter yang memeriksa korban, ada tanda luka memar bekas jerat kain. Murni gantung diri,” pungkasnya.

Penulis: Riski
editor: emha

Disclaimer: Naskah berita sudah mengalami penyuntingan guna mengacu pada Peraturan Dewan Pers terkait Pedoman Pemberitaan Terkait Tindak Dan Upaya Bunuh Diri.

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER