src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Kepengurusan YJI Berau 2026-2031 Dinakhodai Sri Aslinda Gamalis, Perkuat Gerakan Cegah Penyakit Jantung

Kepengurusan YJI Berau 2026-2031 Dinakhodai Sri Aslinda Gamalis, Perkuat Gerakan Cegah Penyakit Jantung

waktu baca 3 menit
Rabu, 1 Jul 2026 20:10 6 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Upaya memperkuat pencegahan penyakit jantung di Kabupaten Berau memasuki babak baru. Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kabupaten Berau periode 2026–2031 resmi dilantik dengan Sri Aslinda Gamalis sebagai ketua.

Pelantikan yang dilaksanakan pada Rabu, 1 Juli 2026 di Balai Mufakat ini menjadi momentum memperkuat gerakan hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit jantung yang masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, yang turut menghadiri pelantikan menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk menekan angka penyakit jantung. Menurutnya, masyarakat masih sering mengabaikan gejala awal penyakit tersebut.

Ia mencontohkan, keluhan nyeri dada kerap dianggap sepele dan hanya diobati secara tradisional tanpa pemeriksaan medis lebih lanjut. Padahal, penyakit jantung dapat menyerang secara tiba-tiba tanpa tanda yang jelas.

“Perlu edukasi khusus agar masyarakat mengenali penyakit jantung sejak dini. Jangan sampai ketika dada terasa sakit hanya diurut atau diberi balsem tanpa pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.

Seno juga mengapresiasi program-program Yayasan Jantung Indonesia yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun budaya hidup sehat. Ia berharap gerakan senam jantung sehat dapat diterapkan secara rutin, tidak hanya di lingkungan pemerintah provinsi, tetapi juga di seluruh kantor pemerintahan di Kabupaten Berau.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa kepengurusan baru YJI mengemban amanah besar dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung sebagai investasi sumber daya manusia yang berkualitas.

Ia berharap YJI Berau menjadi motor penggerak Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui berbagai program edukasi, senam jantung sehat, kampanye berhenti merokok, pemeriksaan kesehatan berkala, pembinaan komunitas hingga pelibatan generasi muda sebagai agen perubahan.

“Keberhasilan pembangunan kesehatan bukan hanya diukur dari banyaknya rumah sakit yang dibangun, tetapi dari semakin banyak masyarakat yang mampu menjaga kesehatannya sejak dini,” tegasnya.

Sri juga berharap berbagai inovasi yang lahir dari kepengurusan baru mampu menjangkau masyarakat hingga ke kampung-kampung sehingga edukasi mengenai pencegahan penyakit jantung dapat dirasakan secara merata.

Ketua YJI Provinsi Kalimantan Timur, Wahyu Seno Aji kembali mengingatkan pentingnya menerapkan pola hidup sehat melalui konsep CERDIK, yakni cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin berolahraga, diet sehat dengan gizi seimbang, istirahat yang cukup, dan kelola stres dengan baik.

“Keberadaan YJI di setiap Kabupaten memiliki peran yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sejak dini,” jelasnya.

Ia juga mendorong pengurus baru segera menyusun program kerja yang inovatif dan menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan hingga perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR) agar kegiatan yayasan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Ketua YJI Cabang Kabupaten Berau periode 2026–2031, Sri Aslinda Gamalis, menyatakan pelantikan tersebut menjadi awal pengabdian sekaligus komitmen seluruh pengurus untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Berau. Menurutnya, pencegahan penyakit jantung tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh dedikasi dan komitmen. Kami ingin menghadirkan program-program nyata yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah,” ujarnya.

LAINNYA
x