23.9 C
Samarinda
Sunday, May 16, 2021

Kasus Covid-19 Meningkat, Polres Berau Tunda Terbitkan Izin Keramaian

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Berau kian mengkhawatirkan. Hal tersebut ditambah dengan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menaati protokol kesehatan, seperti melakukan kegiatan yang memicu keramaian.

Mengantisipasi hal tersebut, Polres Berau menegaskan tidak akan mengeluarkan izin untuk kegiatan yang bersifat menimbulkan keramaian, seperti unjuk rasa, lomba bahkan acara resepsi pernikahan.

“Untuk unjuk rasa kita tidak mengeluarkan izin saat ini karena melibatkan massa banyak. Dengan banyaknya massa, tentu imbauan untuk physical distancing jadi terabaikan,” ungkap Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning, Rabu 26 Agustus 2020.

Sesuai instruksi dari pusat, ujar Edy, unjuk rasa tak diizinkan karena dikhawatirkan menjadi klaster penularan virus secara masif.

“Jika tetap keukeuh, setiap kegiatan yang bersifat keramaian harus memenuhi syarat berupa melampirkan surat rekomendasi dari Dinas Kesehatan ke Polres Berau, nanti kita pelajari dan analisa,” jelasnya.

Baca Juga  Selamat Jalan, Pak Bupati Muharram…

“Kalau menimbulkan kerawanan banyak orang, ini bisa kita bubarkan atau tidak kita izinkan,” sambungnya.

Hal yang sama juga pada acara resepsi pernikahan. Surat izin untuk acara resepsi tidak akan diizinkan.

“Silakan lakukan akad nikah yang sesuai syarat yang ditentukan KUA saat ini yang hadir sekitar 8 orang. Namun, pesta tidak akan kita izinkan,” tegasnya.

Baca Juga  Polresta Samarinda Gelar Apel Penanganan COVID-19, Bagikan 50 Ribu Masker

Edy mengungkapkan, kegiatan yang melibatkan orang banyak hanya bisa dilakukan pada kegiatan bersifat darurat seperti pembagian sembako dan rapat mengenai penanggulangan kasus Covid-19.

“Itu bisa kita lakukan jika bersifat darurat dan mendesak. Itu pun harus tetap dilakukan sesuai protokol kesehatan, jaga jarak,” ujarnya.

Dia mengimbau untuk masyarakat saat ini agar menunda dulu kegiatan yang bersifat tidak mendesak, seperti lomba kicau burung, balap motor dan sebagainya.

“Sebaiknya tunda dulu untuk saat ini. Jika sudah kembali normal, silahkan lakukan,” tuturnya.

Penulis: Sofi

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar