Beranda BUMI ETAM Kaltim Ukir Rekor! 71 Kasus Baru Covid-19 Dalam Sehari

Kaltim Ukir Rekor! 71 Kasus Baru Covid-19 Dalam Sehari

Rekor Kasus Baru Covid-19 Dalam Sehari
Andi M Ishak
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengukir rekor penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Tak tanggung-tanggung. Bertambah 71 kasus pada hari ini, Selasa, 21 Juli 2020. Rekor kasus yang paling signifikan sejak virus corona mewabah.

Kini, total kasus positif Covid-19 di Kaltim mendekat tembus 964 kasus. Penambahan kasus terbanyak dari Kukar 33 kasus, terdiri 32 kasus merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan dan dirawat di Wisma Atlet Kukar.

Penambahan kasus baru covid-19 di Kaltim lainnya yaitu Berau 4 kasus, Kutai Timur 6 kasus, Paser 3 kasus, Balikpapan 19 dan Samarinda 7 kasus.

“Penambahan 71 kasus hari ini merupakan rekor tertinggi. Ini hasil tracing atau pelacakan dan pencarian kontak erat sehingga didapatkan kasus ini didominasi pekerja-pekerja perusahaan yang memeriksakan diri,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kaltim, Andi M Ishak.

Andi menjelaskan, penambahan kasus Covid-19 ini memberikan gambaran potensi besar penularan virus tersebut di tempat kerja.

“Oleh karena itu kami menghimbau kepada kita semua terutama pekerja baik itu di sektor pemerintah dan swasta benar-benar menegakan protokol kesehatan di tempat kerja,” jelas Andi.

Potensi penularan Covid-19 juga banyak terjadi di tempat umum, pasar tradisional dan modern yang memungkinkan terjadi tatap muka.

Sementara itu, hari ini bertambah pula kasus sembuh sebanyak 4 kasus yaitu dari Balikpapan 2 kasus dan Samarinda 2 kasus.

Baca Juga  Tambah 7 Kasus Covid-19, Kaltim Bisa Berlakukan Ulang Pembatasan Sosial

Terpisah, Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasih menjelaskan penambahan kasus baru di Samarinda berasal dari kluster Tanjung Aru sebanyak 5 kasus. Kluster Tanjung Aru ini menciptakan rekor tertinggi Covid-19 se-Kaltim hari ini. “Kluster ini (Tanjung Aru) muncul juga di daerah lain,” katanya.

Penulis: Amin

 

Komentar
Advertisement