30.2 C
Samarinda
Sunday, July 14, 2024

Kabupaten PPU Kekurangan Guru SD dan SMP

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Tak hanya kekurangan infrastruktur penunjang pendidikan karana mengalami kerusakan, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) juga menghadi permasalahan terkait kekurangan tenaga pendidik berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) PPU Alimuddin. Kekurangan tenaga guru di SD dan SMP sederajat terjadi di sejumlah bidang studi ajar.

“Kita kekurangan 60 guru lebih. Bervariasi ya ada guru Agama, Matematika, Olahraga yang harus kita penuhi,” Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Alimuddin, Kamis 21 Juli 2022.

Lebih lanjut, Alimuddin memaparkan, banyak guru yang bukan kompetensi di bidangnya tetapi dijadikan guru mata pelajaran karena kurangnya guru di daerah ini. Hal tersebut akan berdampak bagi kualitas proses belajar mengajar.

“Terjadi guru bahasa Inggris mau tidak mau mengisi jam olahraga. Ini kan salah asuhan. Pasti berdampak. Bagaimana kita merdeka guru dalam belajar, kalau harus ngajar ini, ngajar itu. Nanti efeknya tidak maksimal sehingga pelayanan ke siswa tidak maksimal,” ujarnya.

Menurut Alimuddin, jika daerah ini ingin mendapatkan pendidikan yang berkualitas, pemerintah harus menyiapkan guru atau tenaga pendidik yang cukup.

“Guru itu sumber inspirasi, sumber pengetahuan. Jadi kalau mau memajukan pendidikan tidak ada rumusnya jika tidak ada guru. Guru itu yang utama,” ujarnya.

Dari data yang dihimpun melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Direktorat Jenderal Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah pada semester 2021/2022 guru TK di PPU sebanyak 230, SD sebanyak 1,223 dan SMP sebanyak 892.

Penulis: Teguh

Editor: MH Amal

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER