src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Musda V BPP KBBKT-KU yang menetapkan Irianto Lambrie kembali di posisi ketua umum. (ist) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Untuk ke tiga kalinya, H Irianto Lambrie dipercaya untuk menakhodai perahu Kerukunan Banjar Kalimantan Timur (KBBKT) periode 2022 -2027 setelah terpilih secara aklamasi melalui rapat Musyawarah Daerah (Musda) V yang diikuti oleh 9 pengurus kabupaten/kota di Kaltim, yang dilaksanakan di ruang Ballroom Crystal Mercure Internasional Hotel Samarinda, Sabtu 4 September 2021.
Gubernur Kaltim Isran Noor yang hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi dan menyambut baik keberadaan KBBKT di Kaltim. Karena menurutnya, KBBKT tidak hanya sekedar organisasi wadah berkumpulnya Urang Banjar, tetapi juga sebagai wadah memupuk kebersamaan untuk mendukung pembangunan dan kedamaian Kaltim.
Dirinya meminta kepada KBBKT untuk dapat bersama-sama membangun silaturahmi dan kebersamaan, tidak hanya untuk di kelompoknya sendiri tetapi juga agar dapat bergandengan tangan dengan suku-suku lain yang ada di Kaltim.
Dikatakannya, Urang Banjar yang ada di Kaltim berada di urutan ke 3 terbanyak dari total populasi 3,7 juta penduduk Kaltim. Suku Jawa menempati posisi pertama terbanyak di Kaltim yang mencapai 35 persen, disusul Sulawesi sebanyak 27 persen dan Banjar Kutai 15 persen.
“Alhamdulillah dengan kondisi itu Kaltim tetap damai, tetap rukun. Tidak pernah terjadi huru hara atau konflik SARA dan konflik antar suku. Tidak pernah,” katanya saat membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) V Badan Pengurus Kerukunan Banjar Kalimantan Timur-Kalimantan Utara (BPP KBBKT-KU).
Sementara, Ketua Umum KBBKT H Irianto Lambrie mengaku, sebenarnya dirinya berat atas amanah yang dipercayakan kembali kepadanya dirinya sebagai Ketua Umum KBBKT untuk ke tiga kalinya. Namun, dirinya tetap yakin, dengan kebersamaan maka KBBKT akan terus berjalan dan menjadi wadah untuk pemersatu Urang Banjar di manapun berada.
“Terus terang tadi meskipun agak berat menerimanya (Terpilih menjadi Ketua Umum KBBKT, red) karena memang ini permintaan secara aklamasi dari seluruh seluruh Ketua Badan Pengurus untuk meminta dan memilih saya sebagai Ketua Umum. Maka saya menerima, tetapi saya tadi mengajukan syarat, untuk bagaimana agar dapat bersama-sama menggerakkan organisasi ini. Usia saya sudah tidak lagi muda, tidak sama dengan 5 tahun yang lalu. Saya bersama teman-teman akan meminta masukkan kepada teman-teman bagaimana membawa visi dan misi hasil keputusan Musda ini,” ujarnya pada awak media.
Selain itu, KBBKT di bawah kepemimpinannya akan fokus pada kegiatan sosial, paguyuban dan pembinaan keagamaan serta mengelola rumah ibadah.
Dikatakannya, KBBKT yang awalnya adalah gabungan kepengurusan KBBKT-KU, maka dengan adanya Musda V ini diputuskan bahwa KBBKT akan membentuk sendiri kepengurusan di Kaltim yakni KKBKT dan juga Kalimantan Utara (KBBKU).
“Insyaallah memutuskan, menetapkan hal-hal yang baik, tidak hanya bagi kerukunan Banjar tapi juga Kalimantan Timur. Karena kita adalah bagian yang tidak terpisahkan,” katanya.
Dirinya pun berharap, ke depan KBBKT dapat bekerja sama dan solit melaksanakan program-program yang ada. Termasuk ikut terlibat dalam ibu kota negara (IKN).
“Kedepan kita ingin bubuhan Banjar khususnya memberikan peran dan kontribusi yang banyak manfaatnya, tidak hanya bagi keluarga besar Banjar, tapi juga masyarakat Indonesia. Kita juga ke depan akan membantu meningkatkan kualitas SDM untuk membangun daya saing,” katanya.
Terpisah, Plt Ketua Harian KBBKU H Hermansyah mengatakan, “Kerukunan bubuhan Banjar dimana-mana bersatu dan kita solit, tetap satu komando. Kaltara, kita solit dan konsisten. Dan rencana dalam waktu dekat kami akan persiapkan menyusun kepanitian pemilihan Ketua KBBKU,” katanya.
Turut hadir pada acara Musda V KBBKT, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, Ketua Harian KKBKT-KU HM Sa’bani, Ketua Harian KBBKT Kaltimtara Herwansyah, Ketua Dewan Penasehat BPP KBBKT-KU H Farid Wadjdy, Ketua BPC KBBKT kabupaten/kota se-Kaltim.
Penulis : Ningsih