Beranda Berita Kutai Timur Hendak Dilantik Jadi Bupati Kutim, Ardiansyah: Kita ini Sudah Menyatu Jangan Ada...

Hendak Dilantik Jadi Bupati Kutim, Ardiansyah: Kita ini Sudah Menyatu Jangan Ada Dikotomi

Hendak Dilantik Jadi Bupati Kutim, Ardiansyah: Kita ini Sudah Menyatu Jangan Ada Dikotomi
Pasangan Pemenang Pilkada Kutim 2020, Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang (foto: Istimewa/headlinekaltim.co)

HEADLINEKALTIM.CO, SANGATTA – Pasangan Pemenang Pilkada Kutim 2020, Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang dipastikan akan dilantik pada Jum’at 26 Februari 2021. Pelantikan secara virtual oleh Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor sebagaimana arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Hal ini sebagaimana dengan keluarnya Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131/966/OTDA terkait Pelantikan Bupati/Walikota. Dalam SK Mendagri itu, dijelaskan bagi Kepala Daerah Kabupaten/Kota yang akhir masa jabatannya Februari 2021, khususnya yang terdapat sengketa perkara di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 15-16 Februari 2021 dan hasilnya ditolak, maka pelantikan Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota dilakukan Gubernur pada minggu ke-IV bulan Februari 2021.

SK Mendagri tersebut dikuatkan pula dengan hasil Rapat Paripurna ke-II DPRD Kutim tentang
usulan penetapan Bupati dan Wakil Bupati Kutim terpilih Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang (ASKB) periode 2021-2024 yang dipimpin Ketua DPRD Kutim Joni di DPRD Kutim pada Sabtu 20 Februari 2021 lalu.

Ardiansyah Sulaiman menerangkan terkait perihal pelantikan, dirinya hanya menunggu sebagai mana arahan dari Kemendagri. Menurutnya setelah pilkada usai, tentu tak ada lagi dikotomi antara pengusung atau bukan, namun menyatu dalam semangat membangun Kutim baik yang di eksekutif maupun legislatif.

Advertisement

“Jadi kita ini sudah menyatu jangan sampai ada dikotomi. Tinggal kedepan nanti yang perlu disiapkan adalah menyusun dan merencanakan rancangan pembangunan jangka menengah lima tahun kedepan,” jelasnya.

Baca Juga  Gubernur Kaltim Puji Walikota Samarinda Keluarkan Edaran Larangan Melakukan Kegiatan Keramaian

Sementara itu Kasmidi Bulang menerangkan, usai tahapan berupa sidang paripurna di DPRD yang tentu ditembuskan hasilnya untuk disampaikan ke pihak Provinsi dan Kemendagri. Maka dirinya tetap terus mengajak seluruh masyarakat di Kutim untuk menghargai dan menghormati hasil Pilkada Kutim 2020.

“Tidak boleh ada dikotomi atau pengkotakan diantara kita. Partai-partai ketika sudah berada di legislatif sudah merupakan bagian dari pemerintahan, jadi jangan menonjolkan warna, tapi bagaimana kita bisa menjadi tempat silaturahmi bersama masyarakat. Selain itu beri ASKB kesempatan untuk memimpin sesuai dengan hasil pilkada dan keputusan MK,” ungkap lelaki bertubuh tinggi besar ini.

Penulis: R.J Warsa

Editor: Amin

 

Komentar