src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ketua KPU Kukar, Purnomo.(Andri/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG-Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tenggarong pada harin ini, Selasa 20 Februari 2024 akan menggelar rapat pleno Rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2024.
“PPK di 11 Kecamatan mulai menggelar pleno, untuk PPK Tenggarong akan menggelar pleno besok (hari ini),” sebut Ketua KPU Kukar, Purnomo, Senin 19 Februari 2024.
Untuk rekapitulasi perhitungan suara di PPK ditargetkan akan rampung 2 Maret 2024 lalu dilanjutkan dengan rekapitulasi tingkat Kabupaten. Pleno rekapitulasi di Tenggarong akan berlangsung di BPU Kantor Kecamatan Tenggarong.
“Tenggarong ada 369 TPS dari 14 kelurahan dan desa,” sebutnya.
Di dapil Tenggarong sendiri, untuk Caleg incumben yang diperkirakan akan mulus tanpa hambatan yaitu Abdul Rasid dengan perolehan suara sementara 7.315. Rasid menjabat sebagai Ketua DPRD Kukar periode 2019-2024. Posisinya di partai adalah Ketua Harian DPD Golkar Kukar.
Calon Incumbent yang tetap lolos ke DPRD Kukar juga ada nama Dayang Marissa AR, dari Golkar. Dayang adalah Bendahara DPD Golkar Kukar. Perolehan hasil penghitungan sementara mencapai 4.413 suara.
Untuk calon incumbent yang masih terus berharap lolos, ada Ria Handayani dari Gerindra dan Saparuddin Pabonglean dari PKS.
Sedangkan untuk Caleg baru yang berpeluang besar lolos ada sosok Junaidi dari PDIP yang memperoleh 5.106 suara, dan kolega separtainya Fadlon Nisa yang memperoleh 3.115 suara. Fadlon juga pernah ikut Pemilu 2019 lewat Golkar di dapil Tenggarong. Namun dirinya gagal.
Ada juga pemain baru dari Partai Nasdem, Annisa Mulya Utami dengan perolehan suara mencapai 3.624 suara. Partai Nasdem Kukar yang dipimpin Awang Yakoub Lutman menyebut, Annisa sebagai kader Nasdem potensial yang mampu meraup suara di Tenggarong.
Satu lagi wajah baru yang diperkirakan akan berkantor di Jalan Wolter Monginsidi Timbau tersebut adalah sosok wartawan Desman Minang E dengan peroleh suara mencapai 1.111.
Desman pernah berlabuh ke PDIP Kukar tapi hanya sebentar dan akhirnya memutuskan maju lewat PKB Kukar.(Andri)