src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Gubernur Serahkan Bantuan Logistik Koban Banjir di Berau dan Kutim

Gubernur Serahkan Bantuan Logistik Koban Banjir di Berau dan Kutim

2 minutes reading
Tuesday, 25 May 2021 17:36 330 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor menyerahkan bantuan logistik untuk korban bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur. Penyerahan simbolis di halaman kantor Gubernur Kaltim, Selasa 25 Mei 2021.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, bantuan logistik yang diserahkan untuk korban banjir di Berau dan Kutim ini berbentuk bahan kebutuhan sehari-hari, termasuk pakaian. Dananya bersumber dari APBN.

“Daftarnya panjang, ada keperluan sehari-hari. Ini sebagai bentuk perhatian dari dampak musibah banjir yang menimpa Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur. Saat ini diberikan bantuan yang bersumber dari dana APBN,” ucapnya pada awak media usai menyerahkan bantuan.

Gubernur juga menjanjikan akan menyerahkan bantuan sebanyak 1.000 paket dengan nilai sekitar Rp 400 juta kepada para korban bencana banjir di 2 kabupaten tersebut yang pendanaannya dari APBD 2021.

Namun, Gubernur menyebut, proses pengadaan bantuan paket tersebut harus melalui lelang lantaran nominalnya besar.

“Sebentar lagi kita akan memberikan bantuan sebanyak 1.000 paket, dengan nilai Rp 400 juta dari dana APBD, tapi sekarang sedang disiapkan lelang pengadaan barangnya,” katanya.

Rincian besaran anggaran bantuan yang hari ini diserahkan untuk korban banjir di Berau dan Kutim, kata Isran, ada di Dinas Sosial Kaltim.

“Saya tidak tahu berapa anggarannya. Tapi saya kira, itulah yang bisa kita lakukan untuk cepat. Kalau dana APBD karena dia banyak jadi tidak mungkin langsung otomatis. Jadi karena dananya banyak, harus dilelang untuk pengadaan barangnya. Ini kan tidak banyak, tapi saya kira lumayan lah memberikan keringanan pada masyarakat yang menerima atau yang merasakan dampak banjir,” terangnya.

Khusus bantuan APBD, Gubernur berharap dalam waktu 1 hingga 2 hari ke depan proses lelang selesai sehingga dapat segera disalurkan.

“Secepatnya. Ini kan kita tidak bisa dengan proses lelang saja. Mudah-mudahan 1 sampai 2 hari ini sudah selesai, biar cepat,” ujarnya.

Sementara, terkait dengan penyebab banjir, Gubernur memastikan bahwa bukan dari aktivitas pertambangan.

“Hujan dari langit. Bukan karena tambang, nggak ada. Di sana itu tidak ada tambang. Daerah Kelay, Muara Wahau itu banyak kebun, kalau kebun kan untuk kawasan pembukaan lahan,” sebutnya.

Gubernur memastikan, penyaluran bantuan logistik untuk korban banjir akan tepat sasaran.

Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x