src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Rapat Dengar Pendapat terkait permohonan hibah eks Puskesmas Gunung Tabur di Kantor DPRD Berau. (Foto: Riska) 
HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Camat Gunung Tabur, Mardiatul Idalisah minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendukung pemanfaatan gedung eks Puskesmas Gunung Tabur yang akan difungsikan sebagai wadah kreativitas seni dan budaya oleh masyarakat setempat. Hal ini diungkap dalam rapat dengar pendapat bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Berau di DPRD Berau.
“Di Kecamatan Gunung Tabur banyak aktivitas yang tidak memiliki tempat seperti pagelaran seni dan LPTQ, makanya saya menginginkan masyarakat mengelola aset yang tidak terpakai,” katanya.
Selaku camat, dirinya juga akan melaporkan persoalan ini ke Bupati.“Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu, dan sesuai pernyataan dari BPKAD dalam rapat siap membantu dan mendukung pemanfaatan gedung tersebut untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Kepala BPKAD Berau, Sapransyah menyampaikan bahwa lahan gedung eks Puskesmas Gunung Tabur memang milik Pemkab Berau dan masih tercatat sebagai aset Dinas Kesehatan Berau.
Hingga saat ini aset tersebut belum beralih ke pihak mana pun.“Bahkan hibahnya belum ditandatangani,” ucapnya usai rapat dengar pendapat di Kantor DPRD Berau pada Selasa, 6 September 2022.
Ia menjelaskan, untuk tata cara hibah sudah diatur dalam Permendagri Nomor 19/2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Tapi secara umum, kata dia, syarat hibah ada permohonan barang yang dicatat dalam SKPD dan menjadi aset dalam SKPD tersebut.
“Jadi harus mengajukan permohonan ke mana aset itu berada. Misalnya kalau Puskesmas, tentu harus ke Dinkes. Setelah itu Dinkes melakukan evaluasi, cek administrasi maupun faktual. Apakah SKPD tersebut masih digunakan atau tidak,” jelasnya.
“Tapi pemanfaatan harus ada tujuan seperti sosial dan sebagainya. Ada beberapa yang sudah kita hibahkan. Salah satu contoh bangun masjid misalnya itu tanah Pemkab, otomatis kita harus hibahkan untuk kepentingan sosial,” tuturnya.
Lanjut dia, untuk permasalahan gedung eks Puskesmas Gunung Tabur ini masih akan dibicarakan lebih lanjut dengan Bupati Berau.“Kita akan bicarakan lagi lebih lanjut,” tutupnya. (Adv)