src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Frans Lewi Minta Usulan Kampung Diprioritaskan, Soroti Banjir hingga Akses Wisata Goa Maria

Frans Lewi Minta Usulan Kampung Diprioritaskan, Soroti Banjir hingga Akses Wisata Goa Maria

2 minutes reading
Friday, 6 Mar 2026 19:02 63 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, meminta pemerintah daerah memberi perhatian serius terhadap berbagai usulan pembangunan yang disampaikan kepala kampung dalam forum musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang). Menurutnya, aspirasi tersebut merupakan representasi langsung dari kebutuhan masyarakat di tingkat kampung.

Ia menyampaikan, usulan yang telah disampaikan diharapkan benar-benar menjadi prioritas dalam program pembangunan daerah. “Kepala kampung ini menyampaikan langsung kebutuhan masyarakat. Jadi harapannya usulan yang sudah disampaikan bisa benar-benar diprioritaskan,” ujarnya.

Salah satu persoalan yang disoroti Frans adalah kondisi jalan poros di wilayah Kampung Lobang Kelatak, Kecamatan Batu Putih yang kerap terendam banjir saat hujan turun. Menurutnya, kondisi tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat karena mengganggu aktivitas dan mobilitas warga.

Saat curah hujan tinggi, genangan air hampir selalu terjadi di ruas jalan tersebut. Karena itu, ia berharap persoalan tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar segera ditangani. “Kalau hujan turun, jalan poros di Lobang Kelatak itu banjir. Ini yang harus menjadi perhatian karena menyangkut akses masyarakat,” jelasnya.

Selain persoalan infrastruktur dasar, Frans juga menyinggung potensi wisata yang dimiliki kampung tersebut, salah satunya kawasan wisata rohani Goa Maria yang kerap dikunjungi umat Kristiani untuk berdoa. “Akses menuju lokasi wisata tersebut sangat memprihatinkan,” bebernya.

Ia berharap instansi terkait dapat menindaklanjuti berbagai aduan dan usulan yang disampaikan dalam forum pembangunan tersebut, sehingga kebutuhan masyarakat di kampung benar-benar mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Harapannya dinas terkait bisa melihat langsung kondisi di lapangan, supaya persoalan yang disampaikan masyarakat bisa segera ditangani,” pungkasnya. (Adv33/Riska)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x