src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Fida Hurasani. (Andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Mulai hari ini, kolam renang Junjung Buyah Tenggarong milik Pemkab Kukar mulai dibuka untuk umum. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar berharap ada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bisa terkumpul dari dibukanya objek wisata tersebut.
“Empat tahun tidak beroperasi, akhirnya mulai hari ini, kita buka kembali, ” ungkap Plt Kadispora Kukar, Fida Hurasani, Senin 7 Februari 2022 usai diskusi pagi tentang optimalisasi aset dan BLUD dalam upaya peningkatan PAD.
Pria yang biasa disapa Afe ini menceritakan perjuangan menghidupkan kolam renang yang sejak tahun 2018 tidak beroperasi karena minimnya perawatan.
“Lumut kolam tebal, mesin air minim perawatan, hingga tunggakan air PDAM yang mencapai Rp 30 juta,” ucapnya.
Meski masih ada beberapa sisi yang belum bisa mendapatkan perawatan karena kendala anggaran, dia berharap pengunjung yang datang bisa menikmati fasiltias yang ada.
“Tarif masuknya Rp 10.000,- ditambah asuransi Rp 1.000,- masyarakat sudah bisa berenang disini, ” ucapnya.
Afe mengaku senang mendapatkan apresiasi dari Bupati Edi Damansyah selama menjalankan amanah sebagai Plt Kadispora sejak empat bulan yang lalu. “Perintah Bupati kelola aset, dan tingkatkan PAD, ini yang saya jalankan, ” katanya.
Bupati Edi Damansyah mengaku senang dengan keberanian Dispora demi meningkatkan PAD dari pengelolaan aset milik Pemkab Kukar. “Kalau bicara konsep dan regulasi, pasti sudah pada tahu dan berputarnya itu-itu saja. Yang terpenting itu, percepatan dan berani atau tidak mengeksekusinya, ” jelasnya.
Edi meminta OPD lainnya yang memiliki potensi PAD juga berinovasi. “Akhir bulan ini, sudah terbentuk UPT-UPT dan timnya. Pasti ini terwujud, sehingga per Maret 2022 mulai aksi kumpulkan PAD, ” pasalnya.
Penulis: Andri
Editor: MH Amal