src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Solikin.HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Hari ini, Edi Damansyah menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kukar menggantikan Solikin. Pergantian pucuk pimpinan PDI Perjuangan Kukar sebagai strategi pemenangan pemilu 2024 nanti.
Hal ini dikatakan Solikin sendiri. “Nanti siang, ada pelantikan pak Edi Damansyah sebagai Ketua PDIP Kukar, ” sebutnya.
Solikin yang hampir 3 tahun menjabat Ketua PDIP Kukar ini memastikan, meski bergeser dari jabatan Ketua, dia tetap loyal sebagai kader partai lambang banteng moncong putih tersebut.
“Ya saya stand by aja, saya tunduk saja, saya kan kader partai, apa yang diintruksikan partai saya terima saja, ” ucapnya.
Dia mengaku sudah diberi tahu soal pergeseran ini. “Sudah ada yang ngabari saya, saya bakal diganti dengan Pak Edi, ” ungkapnya.
Adapun untuk posisi Sekretaris dan Bendahara PDIP Kukar, Solikin memastikan masih dipegang Bertaria Magdalena dan Guntur. “Yang diganti saya aja sebagai ketua, ” ungkapnya.
Menurutnya, rotasi struktur partai merupakan hal biasa dengan pertimbangan penyegaran, evaluasi hingga langkah kerja ke depannya untuk pemenangan partai.
“Untuk pemenangan PDIP di Kukar pada pemilu 2024, makanya ada pergantian posisi ketua, ” tegasnya.
Sosok Edi Damansyah sudah lama berlabuh ke partai pimpinan Megawati Soekarno Putri tersebut sejak mempertimbangkan diri maju di Pilkada Kukar 2020 silam.
“Saya ini kader PDIP, karena ideologinya merakyat dan gotong royong, ” tegas Edi.
Bupati Kukar ini berpasangan dengan kader Golkar Rendi Solihin sampai 2024. Apakah nanti keduanya tetap berduet di Pilkada 2024, publik Kukar akan menunggunya. (Andri)