src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Dua Kecamatan Masuk Rencana Lahan Transmigran Kementerian Desa

Dua Kecamatan Masuk Rencana Lahan Transmigran Kementerian Desa

2 minutes reading
Friday, 27 Oct 2023 18:57 808 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Program transmigrasi akan kembali digulirkan Pemerintah Pusat. Melalui Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi RI, program ini menyasar wilayah Kaltim, termasuk Kutai Kartanegara (Kukar).

“Sebanyak 10 daerah siap saja mengirimkan penduduknya jika ada program transmigrasi di Kaltim,” sebut Kepala Pusat Penyusunan Rencana Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Laode Muhajirin saat memandu FGD dan survei lapangan perencanaan kawasan transmigrasi, Jumat 28 Oktober 2023, di aula Bappeda Kukar.

Ke-10 daerah tersebut yaitu Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jateng, Jatim, Jabar, DIY, NTB, NTT dan Bali. Dia menyebut, ada 19 usulan lokasi Transmigrasi yang masuk ke lembaganya, semuanya berasal dari Sulawesi Tengah. Diterima hanya dua usulan lokasi. Sedangkan perencanaan di Kaltim ada di dua Kabupaten.

“Berau ada di Maratua, sedangkan Kukar ada dua wilayah, Kota Bangun dan Tabang,”ucapnya.

Lokasi yang direncanakan jadi lahan transmigrasi di dua kecamatan tersebut lumayan luas. Untuk Kota Bangun seluas 60.000 hektare lebih, sedangkan Tabang seluan 50.000 hektare.

Yang terpenting, sebut Laode, persyaratannya harus lengkap, misalnya lahan yang diajukan harus clear and clean, masuk RTRW provinsi dan kabupaten, tercatat di RPJMD hingga ditetapkan menjadi dokumen daerah.  Selain itu, diperkuat dengan SK Bupati Kukar. Makanya, diperlukan saling koordinasi antara OPD, seperti Bappeda, Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa(DPMD), Disperkim, kecamatan dan desa.

“Jangan sampai nanti setelah bergulir program transmigrasi dan datangkan penduduk dari luar, ternyata ada sengketa lahan. Atau masuk kawasan hutan lindung atau HPL untuk keperluan lain,” tegas Laode.

Plt Kadisnakertrans Kukar M Hatta menyebut hampir seluruh desa se-Kota Bangun masuk tujuan RKT dengan tujuh desa yang menjadi pusat layanan.

“Tujuan kawasan transmigrasi adalah mewujudkan Kota Bangun dan Tabang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan ekonomi lokal,” ujarnya.(Andri)

LAINNYA
x