src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ilustrasi tenggelam. (brebesnews.co)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Dua bocah perempuan diduga tenggelam dan dilaporkan hilang pada Rabu, 8 Oktober 2025 di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima, awalnya kedua korban meminta izin kepada kepada neneknya untuk membeli es di sekitar lapangan voli Kampung Teluk Harapan.
Namun, hingga petang hari kedua korban tidak kunjung pulang. Saat pulang bekerja, ibunya menanyakan keberadaan kedua anaknya kepada nenek korban. Mereka pun baru menyadari bahwa kedua bocah tidak kembali ke rumah. Keluarga pun khawatir dan mulai melakukan pencarian bersama warga setempat.
“Pihak keluarga memfokuskan pencarian di sekitar pantai hingga malam,” ucapnya pada Kamis, 9 Oktober 2025.
Sekitar pukul 21.44 WITA, salah satu korban ditemukan tertimbun pasir di tepi pantai dalam kondisi meninggal dunia. Jenazahnya sempat dibawa ke Puskesmas Maratua. Warga terus menyisir area perairan sekitar. Hingga akhirnya, sekitar pukul 23.30 WITA ditemukan korban kedua dengan posisi tengkurap di atas batu karang dalam keadaan meninggal dunia.
“Saat itu air laut surut, sekitar 10 meter dari Pantai Tanjung Siku atau sekitar 3 meter dari lokasi awal di Teluk Harapan,” bebernya.
Korban langsung bergegas dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Ia menerangkan, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum dan autopsi. Mengenai penyebab kematian, Nofian mengaku hal tersebut masih dalam penyelidikan dari aparat berwenang. Namun, ada dugaan bahwa kedua korban terseret arus saat air mulai pasang.
BPBD Berau mengimbau kepada masyarakat di pesisir agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di sekitar pantai. “Dari laporan yang diterima, saat kejadian kondisi laut sedang pasang dan ombak cukup kuat,” pungkasnya. (Riska)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya