Beranda BERITA DPRD Penajam Beri Bantuan APD Kepada Tenaga Medis

DPRD Penajam Beri Bantuan APD Kepada Tenaga Medis

alat pelindung diri standar medis penajam kalimantan timur
Ilustrasi tenaga medis memakai APD
Advertisement

Headlinekaltim.co, PPU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD (lembaga legislatif) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memberikan bantuan berupa alat pelindung diri standar medis untuk tenaga kesehatan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan Covid-19.

Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Jon Kenedi, saat ditemui di Penajam, Rabu (6/5/2020), mengatakan bantuan 200 pakaian alat pelindung diri merupakan bentuk perhatian kepada tenaga medis yang kerap terlupakan.

Dalam menghadapi Covid-19, lanjut ia, merupakan tugas bersama bukan hanya tim medis semata, dan petugas kesehatan harus dilengkapi perlengkapan yang memadai

Advertisement

Bantuan pakaian alat pelindung diri tersebut, jelas Jon Kenedi, untuk tenaga kesehatan dalam menangani pasien yang berisiko atau rawan dapat terpapar Covid-19.

“Bantuan pakaian alat pelindung diri itu diperuntukkan bagi tenaga medis puskesmas se-Kabupaten Penajam Paser Utara,” ungkap politikus Partai Demokrat tersebut.

“Kami menyadari memerangi pandemi Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri, dibutuhkan banyak tangan untuk bergotong-royong melakukannya,” ujar Jon Kenedi.

Alat pelindung diri, menurut dia, merupakan salah satu “senjata” yang sangat dibutuhkan petugas kesehatan dalam menangani pasien terinfeksi virus corona.

Melalui bantuan tersebut diharapkan dapat membantu tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Anggota dewan iuran atau mengumpulkan dana untuk memenuhi kebutuhan alat pelindung diri tenaga kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Jon Kenedi.

Baca Juga  Paripurna DPRD Kaltim, Dewan Minta Wagub Klarifikasi Isu Proyek

“Dengan tambahan 200 pakaian alat pelindung itu diharapkan penanganan pandemi virus corona bisa dilakukan dengan maksimal,” tambahnya.

Pengadaan pakaian alat pelindung diri standar medis tersebut jelas Jon Kenedi, melibatkan seluruh anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur yang berjumlah 25 orang. Sumber ibukotakita.com

Komentar
Advertisement