src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Dispora Kaltim Percepat Pemindahan Lampu Palaran ke Stadion Segiri, Kejar Target Laga AFC

Dispora Kaltim Percepat Pemindahan Lampu Palaran ke Stadion Segiri, Kejar Target Laga AFC

waktu baca 3 menit
Rabu, 24 Jun 2026 12:02 26 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur bergerak cepat menindaklanjuti arahan Gubernur Rudy Mas’ud terkait kesiapan Stadion Segiri Samarinda. Salah satu langkah yang dilakukan adalah percepatan pemindahan lampu stadion dari Gelora Kadrie Oening (Palaran) ke Stadion Segiri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat lintas instansi yang melibatkan Pemerintah Kota Samarinda, BPKAD, Disporapar, hingga Dinas PUPR untuk membahas teknis pemindahan aset tersebut.

“Dari hasil rapat, kami ingin memastikan aset milik pemerintah, baik provinsi maupun kota, tidak terbengkalai dan bisa dimanfaatkan secara optimal,” ujar Rasman.

Ia menjelaskan, meski Stadion Segiri dikelola oleh Pemkot Samarinda, aset yang ada di dalamnya tetap merupakan milik Pemerintah Provinsi Kaltim. Oleh karena itu, koordinasi menjadi kunci agar proses pemindahan dapat berjalan tanpa kendala administrasi.

Saat ini, Dispora Kaltim tengah menghitung secara detail kebutuhan anggaran, termasuk biaya pembongkaran, pemindahan, hingga pemasangan kembali lampu di Stadion Segiri.

Selain itu, penambahan titik lampu juga menjadi perhatian karena hasil uji menunjukkan pencahayaan dari Palaran belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan.

“Lampu di Palaran sebelumnya berkekuatan sekitar 1.800 lux, tetapi setelah diuji dalam kondisi lapangan yang sudah berumput, intensitasnya tidak maksimal. Jadi tetap perlu penambahan,” jelasnya.

Upaya ini dilakukan untuk mendukung penggunaan Stadion Segiri sebagai kandang Borneo FC dalam kompetisi Super League pada September dan ajang AFC pada Oktober mendatang.

Terkait pembiayaan, Rasman menyebut ada beberapa opsi yang sedang dipertimbangkan, mulai dari pergeseran anggaran APBD hingga skema pendanaan melalui corporate social responsibility (CSR).

“Kami sudah dapat arahan gubernur agar ini segera diselesaikan. Skemanya bisa dari APBD atau CSR, yang penting semua opsi kita upayakan agar pekerjaan ini bisa cepat terlaksana,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat kekurangan pencahayaan yang cukup signifikan. Setidaknya dibutuhkan tambahan delapan titik lampu dengan kekuatan sekitar 1.300 lux untuk memenuhi standar pertandingan internasional.

“Kekurangannya ini yang cukup rumit karena butuh pengadaan baru, sementara waktu menuju September cukup singkat,” ungkapnya.

Untuk memastikan kualitas pengerjaan, Dispora Kaltim juga akan melibatkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam proses perencanaan dan pengawasan.

“Kami tidak ingin pembangunan dilakukan tanpa koordinasi dengan ahlinya. Semua harus ada rekomendasi dan pengawasan dari PSSI agar tidak terjadi bongkar pasang yang justru membuang anggaran,” tegas Rasman.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus berupaya maksimal agar seluruh proses dapat segera terealisasi dan Stadion Segiri siap digunakan sesuai standar yang ditetapkan. “Yang penting kita berusaha dulu. Dari situ kita bisa tahu apa saja kekurangannya dan segera kita benahi,” tutupnya. (ns)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x