src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Diskoperindag Bakal Tindak Pengecer Gas Melon

Diskoperindag Bakal Tindak Pengecer Gas Melon

2 minutes reading
Monday, 22 Jan 2024 20:49 291 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melarang tegas pengecer untuk menjual elpiji subsidi 3 kilogram kepada masyarakat. Masyarakat diimbau untuk langsung membeli ke pangkalan terdekat.

Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi mengatakan, jika ada agen atau pangkalan elpiji subsidi yang tidak patuh maka akan ditindak tegas, termasuk pengecer yang ada di Bumi Batiwakkal.

Elpiji subsidi hanya diperuntukan bagi masyarakat miskin yang memang berhak menerima. Namun, masih banyak masyarakat mampu yang menikmati gas melon tersebut. Harapannya dengan skema subsidi tertutup, masyarakat yang mampu tidak dapat lagi membeli gas tabung 3 kg tersebut.

Hotlan menyinggung klasifikasi masyarakat miskin yang hidup di bawah pendapatan UMR, seperti buruh dan lainnya. “Jadi kalau ada batasan, sebenarnya yang pendapatannya di bawah UMR itu yang menikmati gas subsidi,” bebernya.

Setiap pangkalan seharusnya mengetahui warga yang membeli elpiji subsidi melalui RT-nya, apakah kategori ekonomi mampu atau tidak. “Selama ini kan pendataan masyarakat miskin ada di Dinas Sosial, data itu dikirim ke statistik nah itu yang dipakai harusnya,” ucapnya.

Menurutnya, subsidi tertutup tidak mampu untuk mengatasi persoalan tersebut kalau pendataan belum selesai dari bawah. Kata dia, kewenangan di Kabupaten itu menetapkan harga eceran tertinggi (HET) guna mencegah gejolak di masyarakat. “Kalau pangkalan bisa menertibkan hal itu maka gejolak ini tidak akan terjadi,” ucapnya.

Untuk itu, strategi pertama yaitu mengundang pertamina, agen, dan pangkalan untuk berdiskusi bersama. “Pihak Pertamina akan kami surati jika ada temuan atau laporan dari masyarakat kalau agen menjual langsung,” ujarnya.

Kedua, kalau ada pangkalan yang menjual lebih dari ketentuan, maka pemkab akan meminta ke Pertamina untuk ditindak.  “Yang paling saya tekankan jika ada agen yang jual langsung kami minta tolong disampaikan ke kami,” pungkasnya. (Riska)

 

Ikuti Saluran whatsapp Headline Kaltim dan Google News Headline Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

LAINNYA
x