src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Aksi protes sempat mewarnai rapat paripurna pembentukan tim Panitia Khusus (Pansus) atas tiga Raperda yang diinisiasi Pemprov Kaltim dan DPRD Kaltim, Rabu silam. Protes disampaikan oleh anggota Fraksi PDI-P Martinus, yang menilai pejabat Ketua Pansus harus beregenerasi.
Walaupun suasana sidang rapat paripurna sempat “memanas”, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK yang memimpin rapat segera mendinginkan suasana, sehingga rapat paripurna berjalan normal kembali.
Tiga tim Pansus yang dibentuk masing-masing adalah Pansus Raperda yang diinisiasi oleh DPRD Kaltim sendiri yaitu Penyelenggaraan Ketahanan Keluarga dan 2 Pansus Raperda yang diusulkan oleh Pemprov Kaltim, yaitu Pansus Raperda Tata Cara Penyusunan Program Pembentukan Perda dan Pansus Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah.
Sebelum pembentukan tim Pansus, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK dalam rapat paripurna meminta seluruh anggota dewan yang telah dibagi menjadi beberapa tim untuk melakukan rapat internal guna memutuskan siapa yang menjadi ketua dan wakil ketua pansus. Untuk itu, rapat paripurna sempat di skor selama 10 menit.
Setelah masing-masing dari tim pansus yang bentuk menyerahkan daftar nama ketua dan wakil ketua yang dipilih, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kaltim Kaltim Muhammad Ramadhan membacakan hasil rapat internal masing-masing pansus yang dibentuk.
Ketua Pansus Raperda Inisiatif Penyelenggaraan Ketahanan Keluarga dipercayakan kepada Elly Hartati Rasyid dari Fraksi PDI-P dan Fitri Maysaroh dari Fraksi PKS sebagai Wakil.
Ketua Raperda Tata Cara Penyusunan Program Pembentukan Perda dipegang oleh Jahidin Siruntu dari Fraksi PKB dan H Jawad Sirajuddin dari Fraksi PAN sebagai Wakilnya.
“Ketua Pansus Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah diamanatkan kepada Sarkowi V Zahry dari Fraksi Golkar dan Saefuddin Zuhri dari Fraksi Nasdem dipercayakan sebagai Wakil Ketua,” ucap Ramadhan. (Advetorial)
Penulis : Ningsih
Editor: Amin