src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Slamet Hadi Raharjo. (dok) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara sedang melaksanakan pendataan guru terkait pemberian tunjangan dari Pemkab Kukar.
“Ini masih berproses terus pendataan jumlah guru,” ucap Plt Kadisdikbud Kukar, Slamet Hadi Raharjo, yang didampingi Ketua Panitia program pendataan guru, Kusrani, kemarin.
Slamet memastikan, pendataan guru digelar tiap tahun. Sebab, perubahan data selalu terjadi karena guru pensiun, meninggal dunia, mengundurkan diri, hingga pindah tugas dari Kukar.
“Proses pendidikan berjalan normal seperti biasa. Kalau kekurangan guru PNS, bisa dibantu oleh guru berstatus Tenaga Harian Lepas (THL) atau Tenaga Honor Sekolah (THS), ” ucapnya.
Ditambahkan Kusrani, pendataan guru di Kukar untuk jenjang PAUD, TK, SD dan SMP. “Kalau pendataan sudah selesai, maka akan diketahui berapa jumlah guru PNS yang bakal menerima Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP), dan insentif bagi guru honor, ” ungkapnya.
Selain itu, guru agama di bawah Kementerian Agama juga diakomodir untuk menerima insentif. “Besaran insentif bervariasi karena mempertimbangkan jenjang pendidikan dan wilayah kerja. Yang mengabdi di desa terjauh dan tertinggal bakal menerima insentif lebih besar, ” ujarnya.
Penulis: Andri
Editor: MH Amal