29.3 C
Samarinda
Thursday, July 18, 2024

Balikpapan dan Kubar Zona Merah, 76 Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Kaltim

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kasus terkonfirmasi positif baru COVID-19 di Kaltim dalam sehari ini tembus hingga 76 kasus. Diperkirakan kondisi ini akan terus fluktuatif, mengingat masih dilakukannya tracing pada mereka yang punya kontak erat.

Data infografis COVID-19 yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim per tanggal 1 Februari 2022 tercatat, sebanyak 76 kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19. Dari jumlah tersebut, 67 kasus dirawat dan 9 kasus sembuh.

Terdapat 2 kabupaten/kota masuk dalam kategori zona merah, yakni Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Barat. 2 kabupaten, yakni Paser dan Kutai Kartanegara masuk zona oranye, 5 kabupaten/kota berada pada zona kuning, masing-masing Kota Samarinda, Kota Bontang, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Berau. Sedangkan Kabupaten Mahakam Ulu masih berstatus zona hijau.

Kota Balikpapan menjadi penyumbang terbanyak kasus terkonfirmasi positif COVID-19, yakni 40 kasus. Disusul Kota Samarinda 14 kasus, Kabupaten Kutai Timur 9 kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara 8 kasus, Kabupaten Kutai Barat dan Penajam Paser Utara masing-masing 2 kasus dan Kota Bontang 1 kasus.

Kasus sembuh hanya terjadi di 4 kabupaten/kota, yakni Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Balikpapan masing-masing 3 kasus, Kota Samarinda 2 kasus dan Kabupaten Penajam Paser Utara 1 kasus.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, Kaltim mengalami fluktuasi kasus penularan COVID-19.

Menurut dia, penambahan kasus merupakan dampak dari pelaku perjalanan luar dan dalam negeri, baik melalui jalur darat dan laut.

Untuk itu, dirinya mengingatkan seluruh masyarakat untuk menahan diri untuk melakukan bepergian, khususnya ke daerah-daerah yang kasus penularan COVID-19 sedang tinggi.

“Kita mengharapkan masyarakat agar menahan diri untuk tidak bepergian. Yang mana peningkatan kasus COVID-19 di Kaltim adalah pelaku perjalanan dari Pulau Jawa,” katanya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER